Bondowoso - Status Gunung Ijen yang terletak di perbatasan Kabupaten Bondowoso dengan Banyuwangi, Jatim, Minggu statusnya naik dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III). "Benar, kami sudah diberitahu oleh petugas pusat vulkanologi mengenai kenaikan status Gunung Ijen. Karena itu, penambang dan wisatawan dilarang naik ke kawah itu," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso Munandar, Minggu. Ia menjelaskan bahwa sesuai arahan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), radius 1,5 kilometer dari kawah yang biasa dikunjungi oleh wisatawan dalam dan luar negeri itu harus dikosongi. "Sementara wilayah terdekat di Bondowoso ke Kawah Ijen adalah Desa Curahmacan, Kecamatan Sempol. Tapi jarak Desa Curahmacan ke Kawah Ijen itu sekitar 9 kilometer, sehingga masyarakat di sana masih aman untuk melakukan aktivitas seperti biasa," kata dia. Ia mengemukakan bahwa sekitar 350 hingga 400 warga di Curahmacan saat ini beraktivitas sebagai pekerja di perkebunan milik PTPN Blawan. Meskipun berada di radius aman, namun masyarakat di desa itu tetap diminta untuk selalu waspada terhadap berbagai perkembangan. "Namun demikian kami juga meminta masyarakat Bondowoso secara keseluruhan untuk tidak panik dan tidak mudah terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan. Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan yang disampaikan oleh pemerintah, bukan berdasarkan isu," ujarnya. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026