Pasuruan - Danrem 083/Baladhika Jaya Malang, Kol Inf Tatang Sulaiman memimpin apel akbar Mitra Karib 0819 Pasuruan dalam rangka cegah dini ancaman keamanan dan teroris, serta penanggulangan bencana alam. "Ancaman keamanan dari terorisme, dan radikalisme merupakan masalah nasional yang cukup krusial, karena merupakan kejahatan lintas negara yang mempunyai jaringan internasional," katanya di hadapan peserta apel di lapangan Warungdowo, Pohjentrek, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu. Untuk itu, Danrem mengingatkan, agar kegiatan tersebut perlu diwaspadai dan diawasi secara terus menerus, karena sifatnya yang terselubung. Danrem menginstruksikan kepada Babinsa yang tersebar di seluruh pelsok desa agar senantiasa mampu membangun jaringan komunikasi dengan masyarakat agar diperoleh informasi. Dalam kaitan jaringan terorisme internasional, Indonesia telah menjadi tempat rekruitmen gerakan radikalisme dengan sasaran kantong-kantong masyarakat yang kondisi ekonominya lemah. Dalam kaitan penanggulangan bencana alam, Danrem juga menekankan agar anggota di jajaran Kodim 0819 Pasuruan selalu menjalin kerja sama dengan masyarakat, salah satunya lewat Mitra Karib 0819 tersebut. Danrem memberikan apresiasi atas terselenggaranya Apel Akbar Mitra Karib 0819 Pasuruan yang diikuti sekitar 1.500 personel yang telah siap siaga untuk ikut membantu dalam penanggulangan bencana alam di Pasuruan. Apel Akbar Mitra Karib 0819 Pasuruan selain digelar dengan berbagai peralatan, serta logistik penanggulangan bencana, juga diperagakan kesiapsiagaan Koitra karib dalam menghadapi bencana alam dengan mendirikan tenda untuk dapur umum. Apresiasi serupa juga disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifulah Yusuf. Setelah melihat apel kesiapsiagaan para Mitra Karib 0819 Pasuruan, ia optimistis jika sampai terjadi bencana alam di Jawa Timur, penanggulangannya akan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Wakil Gubernur menyebutkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan dana penaggulangan bencana alam sebesar Rp79 miliar. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026