Surabaya - Isa Tahalele, seorang balita berusia dua tahun ditemukan tewas terpanggang akibat rumahnya di Jalan Karangrejo, Surabaya, Jawa Timur, terbakar, Jumat. "Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal di garasi dan sudah dibawa ke kamar jenazah RSU dr Soetomo untuk divisum," ujar Kapolsek Wonokromo AKP Christian Tobing kepada wartawan di lokasi kejadian. Balita berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam keadaan telungkup. Saat kejadian, anggota keluarganya tidak ada yang mengetahui dimana keberadaan korban. Pihaknya mengaku belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Meski dugaan sementara mengarah kepada korsleting arus listrik di bagian depan rumah, namun polisi masih akan melakukan identifikasi. "Kami belum bisa memastikannya karena harus dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh tim identifikasi serta Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya," kata Tobing. Rumah berukuran 20x20 meter tersebut ludes dilalap api sejak pukul 14.35 WIB. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan "si jago merah". Tidak lebih dari satu jam, petugas berhasil memadamkan api. Namun ketika dilakukan pembasahan, petugas menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal. Penghuni rumah lainnya, Fauzan (33) dan istrinya, Cicilia (21), serta nenek korban Sofiah (60), sedang berada di ruang tamu ketika kebakaran terjadi. Mengetahui ada asap, ketiganya bergegas keluar dan mencari keberadaan Isa Tahalele atau yang akrab disapa Zaki. Namun mereka kebingungan mencari keberadaan anaknya. "Saat api semakin membesar, orangtua korban semakin panik. Tapi tidak tahu dimana anaknya. Ternyata Zaki masih di dalam," ungkap salah seorang tetangga korban. (*)


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026