Sidoarjo - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendesak petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Delta tak berikan perlakukan istimewa pada Briptu ER ,pelaku penembakan terhadap Riyadis Solikin. Salah seorang anggota PMII Kabupaten Sidoarjo, M Rosyid, Jumat, mengatakan, pihaknya mendesak kepada petugas Lapas Delta Sidoarjo supaya tidak ada perlakuan istimewa bagi tersangka Briptu ER yang kini sedang berada di dalam Lapas Delta Sidoarjo. "Kami ingin, pelaku Briptu ER diperlakukan sama dengan para tahanan lain dan tidak ada perlakukan khusus bagi pelaku penembakan ini," katanya saat melakukan aksi demo di depan Lapas Delta Sidoarjo. Ia mengemukakan, para mahasiswa yang terganung dalam PMII ini meminta agar pihak Lapas memperlakukan anggota reserse kriminal Polres Sidoarjo itu sama dengan tahanan yang lain. "Hal itu, karena tindakan yang dilakukannya sudah tidak manusiawi yang dengan tega membunuh Riyadis Solikin," katanya. Dalam aksinya para mahasiswa memberikan surat berupa tuntutan yang diberikan langsung kepada perwakilan petugas Lapas Delta, bahwa Briptu ER harus diperlakukan sama. Para mahasiswa tidak menginginkan ada perlakuan khusus terhadap Briptu ER karena dimata hukum itu sama, tidak membeda- bedakan antara orang biasa atau pejabat. "Kami juga akan terus mengawal perjalanan kasus pembunuhan terhadap Riyadis Solikin hingga selesai," katanya. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026