Jember - Arus balik ke Jember mulai terjadi, baik dengan menggunakan jasa angkutan bus maupun kereta api (KA). "Penumpang bus yang masuk ke Jember mulai meningkat, jadi arus balik tampaknya mulai terjadi," kata Kepala Terminal Jember Gatot Triyono, Kamis. Ia menjelaskan hal itu terlihat dari penumpang bus yang masuk ke Jember pada H-1 (30/8) berjumlah 3.602 orang, tapi penumpang masuk pada hari H (31/8) berjumlah 5.397 orang. "Pada H-1 (30/8), bus yang beroperasi ada 211 unit, tapi bus mengalami 260 kali rit (perjalanan keluar-masuk terminal) dengan penumpang masuk 3.602 orang dan penumpang keluar 4.746 orang," katanya. Untuk hari H (31/8) ada peningkatan yakni bus yang beroperasi menjadi 239 unit, tapi bus mengalami 298 kali rit dengan penumpang masuk 5.397 orang dan penumpang keluar 8.513 orang. "Jadi, arus balik tampaknya sudah mulai terjadi, meski belum banyak," katanya. Hal serupa juga sudah terjadi di Stasiun KA di Jember, meski data resmi belum direkapitulasi. "Arus balik dari Stasiun Jember sudah mulai banyak, tapi data selengkapnya belum masuk semuanya," kata Kepala Stasiun KA di Jember, Nail Fachri. Sementara itu, objek wisata Papuma dan Watu Ulo di Kecamatan Ambulu, Jember, tampak "diserbu" ribuan pemudik, baik dari Jember maupun warga Jember dari luar kota. Hal itu terlihat dari ratusan mobil dari berbagai kota yang menikmati objek wisata di Ambulu, di antaranya mobil dengan pelat nomer G (Tegal), H (Semarang), B (Jakarta), L (Surabaya), dan sebagainya.


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026