Surabaya - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mendorong pihak PT Kereta Api memperbanyak rangkaian kereta api yang melayani penumpang di jalur pendek. "Kami mendorong PTKA untuk memperbanyak KA jalur pendek," katanya usai melepas keberangkatan pemudik gratis dengan menggunakan kereta api di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Kamis. Menurut dia, dengan memperbanyak kereta api yang melayani jalur pendek, beban jalan raya di Jatim makin berkurang. "Makanya pola seperti itu bagus agar kepadatan arus lalu lintas di jalan raya berkurang," kata mantan Sekdaprov Jatim yang dalam Lebaran tahun ini akan mengunjungi cucunya di Australia itu. Dalam kesempatan itu, Gubernur melepas ratusan pemudik gratis dengan menggunakan kereta api jurusan Surabaya-Lamongan-Bojonegoro. Pelepasan tersebut juga menandai peluncuran Kereta Rel Disel Indonesia (KRDI) yang dilengkapi pendingin ruangan (AC). Kereta yang digunakan untuk mengangkut para pemudik gratis selama 25 Agustus-9 September 2011 itu selanjutnya akan dioperasikan sebagai KA Ronggolawe jurusan Surabaya-Lamongan-Bojonegoro-Cepu. Gubernur berharap kepada pemerintah pusat untuk merealisasikan kereta sejenis guna melayani penumpang dari Malang tujuan Probolinggo dan Malang tujuan Madiun. "Semoga Pak Wakil Menteri Perhubungan membantu percepatan realisasinya," katanya dalam acara yang juga dihadiri Wamenhub Bambang Susantono. Menurut Soekarwo, mudik dengan menggunakan kereta api mengalami peningkatan dari tahun ke tahun karena selain biayanya murah, juga bebas dari kemacetan. Ia juga mendorong pemerintah pusat segera merealisasikan jalur ganda di Jatim. "Selama ini untuk pengiriman barang dalam negeri antarprovinsi dari Jatim biayanya mencapai Rp246 triliun. Itu untuk darat laut dan udara. Kami berharap biaya itu diefisienkan," katanya.


Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026