Guru asing ini suka game daring, maka kami kenalkan bahwa ada permainan yang lebih menarik daripada itu
Surabaya (ANTARA) - SD Muhammadiyah 24 Surabaya mengajari guru asal Inggris permainan tradisional untuk memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat di sekolah setempat, Jumat.

Kepala SD Muhammadiyah 24 Surabaya Norma Setyaningrum mengatakan guru asing asal Inggris sengaja diundang untuk memotivasi anak-anak serta menambah pengetahuan budaya.

"Sengaja kami suguhkan permainan-permainan tradisional supaya anak-anak juga mencintai permainan tradisional. Guru asing ini suka game daring, maka kami kenalkan bahwa ada permainan yang lebih menarik daripada itu," ujarnya.

Norma berharap Hari Internasional Masyarakat Adat yang bertepatan tanggal 9 Agustus ini membuat wawasan siswa akan semakin luas dan juga literasi terhadap budaya.

"Siswa dapat mengenal masyarakat asing. Kami juga perkenalkan suku yang ada di Indonesia dan juga yang ada di luar negeri," katanya.

Salah satu guru, Idris Siddiq usai mencoba bermain egrang mengatakan cukup antusias mencoba permainan tersebut.

Menurutnya, permainan itu sangat susah dan membutuhkan fokus serta keterampilan. "Ini pertama kali saya mencobanya. Sangat menarik dan susah. Tapi saya sangat antusias," ucap Idris.

Dia mengapresiasi kegiatan perkenalan budaya di SD Muhammadiyah 24 Surabaya yang menurutnya penting untuk dapat menanamkan toleransi antarmanusia ke siswa.

"Kegiatan ini sangat bagus. Selain bisa menambah wawasan juga dapat mengajarkan siswa toleransi. Saling menghormati antarbudaya dan suku yang ada di dunia," ucapnya.
 

Pewarta: Willy Irawan
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026