Djanur soroti buruknya penyelesaian akhir pemain saat lawan Tira Persikabo

id persebaya,ps tira persikabo,djadjang nurdjaman,liga 1

Djanur soroti buruknya penyelesaian akhir pemain saat lawan Tira Persikabo

Pesepak bola Persebaya Irfan Jaya (kiri) mencoba melewati hadangan pesepak bola PS Tira Persikabo Andy Setyo Nugroho (kanan) saat pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (21/7/2019). Persebaya imbang lawan PS Tira Persikabo dengan skor akhir 1-1. (ANTARA FOTO/Moch Asim/foc)

Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menyoroti penyelesaian akhir para pemainnya saat melawan PS Tira Persikabo dalam lanjutan Liga 1 pekan kesepuluh di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Minggu malam.

"Peluang sangat banyak, tapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal sehingga gagal memanfaatkan peluang," ujarnya kepada wartawan setelah pertandingan usai.

Pada laga tersebut, gol Persebaya tercipta melalui Rahmat Irianto pada menit ke-45, sedangkan gol penyama kedudukan PS Tira Persikabo dilesakkan Wawan Febriyanto pada menit ke-64.

Baca juga: Persebaya ditahan PS Tira-Persikabo 1-1
Baca juga: Imbangi Persebaya, PS Tira Persikabo mantapkan posisi puncak klasemen


Tuan rumah seharusnya memperoleh lebih dari satu gol pada laga yang disaksikan sekitar 30 ribu suporter tersebut, namun lini depan Persebaya yang masih tumpul membuat serangan demi serangan seolah sia-sia.

Peluang terbaik Persebaya didapat Amido Balde pada menit ke-52 yang tinggal berhadapan dengan kiper PS Tira Persikabo Angga Saputro, namun sepakan kerasnya masih mengenai mistar gawang.

Begitu juga dengan sejumlah peluang yang didapat Irfan Jaya, Osvaldo Haay, Manuchehr Jalilov hingga Damian Lizio masih gagal mengamankan poin penuh Persebaya di kandang.

"Selepas laga ini, tim pelatih pasti melakukan evaluasi. Semoga melawan Semen Padang pekan depan bisa meraih hasil maksimal," ucap pelatih asal Majalengka tersebut.

Kendati demikian, pelatih yang akrab disapa Djanur itu mengapresiasi perjuangan dan kerja keras pemain di lapangan.

Sementara itu, pemain Persebaya Ruben Sanadi mengaku kecewa dengan hasil akhir dan meminta maaf kepada seluruh pihak, terutama suporter, karena gagal memberikan poin penuh.

"Saya mewakili pemain meminta maaf dan di lapangan kami telah berusaha keras. Kami akan selalu bekerja keras dan memohon doa agar Persebaya meraih poin kemenangan," kata kapten Persebaya tersebut.

Hasil seri tersebut membuat Persebaya bertengger di posisi ketujuh klasemen sementara dengan raihan 13 poin hasil tiga kali menang, empat kali seri dan tiga kali kalah dari 10 pertandingan.

Sedangkan, PS Tira Persikabo semakin memantapkan posisinya di puncak klasemen dengan raihan 20 poin hasil lima kali menang dan lima kali seri, serta belum pernah sekalipun menderita kekalahan di 10 laga.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar