"Nawa Bhakti 10K" jadi ajang pencarian bibit atlet potensial Jatim

id lari 10k,nawa bhakti,bibit atlet,dispora jatim,pasi jatim

Ketua Harian Pengprov PASI Jatim Edy Mintarto (tengah) didampingi Ketua panitia Nawa Bhakti 10K Harun Al Rasyid (dua kiri) beserta panitia lainnya saat konferensi pers persiapan lomba lari bertajuk "Nawa Bhakti 10K" di Surabaya, Rabu (10/4/2019). (Antarajatim/Fiqih Arfani)

Harapan kami muncul atlet-atlet lari muda potensial yang nantinya mampu membela provinsi di berbagai kejuaraan
Surabaya (ANTARA) - Perlombaan lari 10 kilometer bertajuk "Nawa Bhakti 10K" yang rencananya digelar di Surabaya pada 28 April 2019 akan menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet potensial dari Jawa Timur.

"Harapan kami muncul atlet-atlet lari muda potensial yang nantinya mampu membela provinsi di berbagai kejuaraan," ujar Ketua panitia lomba Harun Al Rasyid kepada wartawan di kesekretariatan Nawa Bhakti 10K di Jalan Comal Surabaya, Rabu.

Perlombaan tersebut dijadwalkan dibuka Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta pejabat Forkopimda setempat yang mengambil mula dan berakhir di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya.

Pada ajang ini, panitia menargetkan peserta hingga 10 ribu atlet, baik dari kategori umum maupun atlet nasional untuk memperebutkan hadiah uang pembinaan yang totalnya mencapai ratusan juta rupiah.

Peserta terdiri empat kategori, yakni profesional dari atlet domestik dan mancanegara, masyarakat umum, TNI/Polri, dan pelajar atau mahasiswa.

Biaya pendaftaran sebesar Rp100 ribu bagi peserta atlet dan mancanegara, sedangkan bagi peserta umum Rp30 ribu, dan gratis bagi peserta TNI/Polri, serta para pelajar maupun mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Jawa Timur Edy Mintarto mengapresiasi kejuaraan ini dan telah berkoordinasi dengan PB PASI untuk mengikutsertakan atlet-atlet pelatnas.

"Nanti ada 15 atlet putra dan 15 atlet putri yang akan berpartisipasi. Kejuaraan ini juga bisa dimaksimalkan sebagai parameter atlet pelatnas," katanya.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar