Delapan Haji Masih Dirawat di Arab Saudi

id jamaah haji, haji sakit, haji sakit dirawat di arab saudi, debarkasi surabaya, asrama haji surabaya, asrama haji sukolilo,haji dirawat

Delapan Haji Masih Dirawat di Arab Saudi

Sejumlah jamaah haji memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya. (Antara Jatim/ Hanif Nashrullah/)

Kita doakan bersama, mudah-mudahan jamaah haji yang masih dirawat di Tanah Suci cepat sembuh dan segera kembali ke Tanah Air
Surabaya (Antaranews Jatim) - Delapan jamaah haji masih tinggal di Arab Saudi untuk menjalani perawatan karena sakit hingga pemulangan kelompok terbang (kloter) terakhir di Debarkasi Surabaya, kata pejabat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) setempat.

Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya Jamal kepada wartawan di Surabaya, Selasa, menyatakan telah merampungkan pemulangan seluruh jamaah haji setelah kloter 83 asal Kota Surabaya telah tiba di tanah air dan petang tadi memasuki Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

"Namun begitu, dari keseluruhan jamaah di berbagai kloter Debarkasi Surabaya yang telah dipulangkan ke Tanah Air, masih menyisakan delapan orang di Arab Saudi karena sakit," ujarnya.

Mereka yang masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi adalah Kadi Paijo Sonto Kromo dari Kloter 52 asal Kabupaten Trenggalek, Sumardi Kasbi Karto dari kloter 62 asal Kabupaten Nganjuk, Bambang Irianto Misin dari kloter 66 asal Kota Surabaya, Marsini Sumarto Tokarso dari kloter 74 asal Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu Sampini Sardjo Syahlan dari kloter 76 asal Kabupaten Mojokerto, Mochamad Asik Ali dari kloter 76 asal Kabupaten Mojokerto, serta Matojah Sumodihardjo Ibrahim dan Dewi Chamidah Samsul Romli, keduanya dari kloter 80 asal Kabupaten Jombang.

"Kita doakan bersama, mudah-mudahan jamaah haji yang masih dirawat di Tanah Suci cepat sembuh dan segera kembali ke Tanah Air," ucap Jamal.

Dia merinci seluruh jamaah dari kloter 1 hingga 83 dari Debarkasi Surabaya yang sudah tiba di tanah air berjumlah 36.973 orang, terdiri dari 36.558 jamaah haji dan 415 petugas haji.

Jamal mengungkapkan jamaah haji dari Debarkasi Surabaya yang meninggal dunia pada penyelenggaraan haji tahun ini sebanyak 68 orang.

Jamaah yang meninggal di Tanah Suci terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Timur, yaitu 61 orang, Empat jamaah haji lainnya dari Debarkasi Surabaya yang meninggal di Tanah Suci berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur dan seorang dari Bali.

"Selain itu dua jamaah meninggal dunia di ambulans saat perjalanan dari Bandara Interanasional Surabaya di Juanda, Sidoarjo, menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar