Indeks Pasar Saham Eropa Variatif

id indeks bursa saham eropa, bursa saham, nilai tukar

Indeks Pasar Saham Eropa Variatif

Karyawan berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (31/7). (ANTARA FOTO/Reno Esnir/)



London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa (18/9), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London melemah 0,03 persen atau 1,87 poin, menjadi 7.300,23 poin.



Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional, melonjak 2,78 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".



 Diikuti oleh saham Evraz dan Centrica, yang masing-masing meningkat 2,72 persen dan 2,68 persen.



Sementara itu, Nmc Health, penyedia layanan perawatan kesehatan swasta, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,10 persen.



Disusul oleh saham ITV, perusahaan media Inggris, yang merosot 3,01 persen, dan Gvc Holdings, grup taruhan olahraga dan game multinasional, turun 2,31 persen.



Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (18/9), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 61,26 poin atau 0,51 persen, menjadi 12.157,67 poin.



Produsen otomotif Volkswagen meraih keuntungan paling banyak (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya meningkat 2,65 persen.



Disusul oleh saham raksasa industri Thyssenkrupp dan produsen semikonduktor Infineon Technologies, yang masing-masing naik 2,24 persen dan 1,56 persen.



Di sisi lain, pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya merosot 1,19 persen.



Diikuti oleh saham spesialis ban Continental yang melemah 0,50 persen dan perusahaan reasuransi Munich turun 0,46 persen.



Volkswagen adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan omset mencapai 353,60 juta euro (413,60 juta dolar AS).



Di Prancis,  saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan Selasa (18/9), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,28 persen atau 14,92 poin, menjadi 5.363,79 poin.



Sebanyak 25 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang tergabung dalam komponen indeks CAC-40 berhasil mencatat kenaikan harga.



Produsen otomotif Prancis Peugeot melonjak 3,84 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham keunggulan atau "blue chips".



Diikuti oleh saham perusahaan jasa TI Eropa Atos yang meningkat 2,33 persen, serta TechnipFMC, sebuah perusahaan berbasis di Inggris yang menyediakan layanan lengkap proyek industri energi, naik 2,12 persen.



Sementara itu, perusahaan kedirgantaraan Eropa Airbus Group turun tipis 1,28 persen, mencatat penurunan terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan.



Disusul oleh saham perusahaan transnasional Prancis yang khusus menangani pengelolaan air, limbah, transportasi, dan jasa energi, Veolia Environment yang kehilangan 0,96 persen.



Berikutnya, perusahaan multinasional Prancis yang khusus menangani manajemen energi, solusi otomatisasi, perangkat keras, perangkat lunak, dan jasa-jasa, Scheider Electric turun 0,64 persen. (*)

 
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar