Kepala BMKG Gorontalo Indar Adi Waluyo di Gorontalo, Minggu, mengatakan gempa terjadi di lokasi 123,25 derajat bujur timur dan 0.65 derajat lintang utara dengan kedalaman 10 kilometer.
Pusat gempa atau episenter berada di 76 kilometer timur laut Banggai, Kepulauan Sulawesi Tengah dan tidak berpotensi terjadinya tsunami.
Gempa tersebut terasa di Luwuk dengan skala II SIG-BMKG (III-1V MMI) dan Gorontalo dengan skala I-II SIG BMKG (II-III MMI).
Warga Gorontalo turut merasakan gempa yang cukup kuat, namun tidak menimbulkan kepanikan.
"Awalnya gempa ringan sampai saya tidak sadar sedang gempa, tapi detik-detik selanjutnya makin kencang. Kami hanya mematikan sumber listrik tapi tidak lari ke luar rumah," ujar salah seorang warga Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Elen Mahmud.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di daerah tersebut masih menunggu laporan tentang kemungkinan terjadinya kerusakan. (*)
Pewarta: Debby Hariyanti ManoEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.