Ke depan, sampai tahun 2021 paling tidak 40 persen dapat kami selesaikan. Oleh sebab itu dibutuhkan sinergitas kami selaku pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Pemerintah Provinsi dan masyarakat.
Gresik (Antara Jatim) - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada 2107 menargetkan mampu menyelesaikan perbaikan 1.714 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang ada di wilayah itu, dari total 47 ribu unit lebih usulan yang masuk.

"Ke depan, sampai tahun 2021 paling tidak 40 persen dapat kami selesaikan. Oleh sebab itu dibutuhkan sinergitas kami selaku pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Pemerintah Provinsi dan masyarakat," kata Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, saat melakukan peletakan batu pertama perbaikan RTLH di Desa Mojowuku, Gredik, Rabu.

Sambari mengatakan perbaikan atau renovasi RTLH di wilayah setempat merupakan bentuk bakti TNI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan bekerja sama dengan Pemkab Gresik.

Menurutnya, kerja sama dalam melakukan renovasi tersebut adalah kerja mulia dan luar biasa, sehingga pihaknya mengapresiasi kinerja TNI yang gotong royong bersama masyarakat menyukseskan kegiatan tersebut.

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mengatakan total jumlah RTLH di wilayah Jatim mencapai 252.439 unit, dan tersebar di semua daerah setempat.

"Kami bersama TNI dan pemerintah kabupaten/kota telah melakukan pembenahan sebanyak 108 ribu unit lebih, dan saat ini ditambah dengan bantuan di Kabupaten Gresik sebanyak 1.714 unit," katanya.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana yang juga hadir dalam peletakan batu pertama renovasi RTLH di Kabupaten Gresik mengaku sangat mengapresiasi kerja sama antara pemerintah, dan adanya kepedulian kepada warga yang rumahnya tidak layak huni.

"Saya memberikan apresiasi besar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemkab Gresik yang selama ini bekerja sama dengan TNI, dan apabila semua rakyatnya sejahtera dan semua kebutuhan tercukupi, maka kondisi akan aman," katanya.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Bupati Gresik Sambari Halim Radianto didampingi Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim, serta Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana.(*)


Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026