"Untuk E-KTP sampai saat ini masih menggunakan surat keterangan pengganti KTP yang berfungsi seperti KTP, jadi bisa dipergunakan di perbankan, mengurus paspor imigrasi dan kegunaan lainnya,"
Blitar (Antara Jatim) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Daerah Kota Blitar, Jawa Timur, sudah mengeluarkan sekitar 1.600 surat keterangan pengganti kartu tanda penduduk (KTP) elektronik, menyusul kosongnya keping e-KTP.
     
"Untuk e-KTP sampai saat ini masih menggunakan surat keterangan pengganti KTP yang berfungsi seperti KTP, jadi bisa dipergunakan di perbankan, mengurus paspor imigrasi dan kegunaan lainnya," kata Sekretaris Dispendukcapil Kota Blitar Sugeng Wiyono di Blitar, Jumat.
    
Pihaknya mengaku, sudah mengeluarkan sekitar 1.600 surat keterangan pengganti E-KTP,  sebab hingga kini keping E-KTP dari pusat belum datang.
    
"Sejak Desember 2016 sampai saat ini masih kosong, jadi keping dari pusat belum tersedia," ujarnya.
     
Ia juga menambahkan, sebenarnya selalu komunikasi dengan pusat, namun karena hingga kini masih dalam proses lelang untuk keping e-KTP, sehingga di daerah pun belum bisa dilakukan pencetakan.
     
Namun, ia menegaskan dalam proses perekaman sudah memanfaatkan teknologi dalam jaringan, dengan menggunakan satelit, sehingga setelah proses perekaman langsung bisa dikirimkan hasilnya ke Jakarta.
     
Dengan proses perekaman itu, data warga yang bersangkutan bisa langsung masuk. Selain itu, untuk warga yang belum dapat keping e-KTP pun, datanya sudah bisa diakses lewat dalam jaringan itu. 
     
Selama ini, lanjut dia, tenaga teknis juga langsung sigap jika ada kendala teknis. Kerusakan jaringan di lokal bisa langsung diatasi, sedangkan jika ada kerusakan dari pusat tidak bisa diperbaiki.
     
Lebih lanjut, ia mengatakan untuk surat keterangan tersebut hanya berlaku sementara, enam bulan. Jika hingga surat itu berakhir, dan warga bersangkutan belum dapat keping e-KTP, warga itu harus memperpanjang surat lagi.
     
Di Kota Blitar, terdapat 109 ribu warga yang sudah wajib mempunyai e-KTP. Mayoritas, warga sudah melakukan perekaman, namun masih ada beberapa warga yang terkendala belum mendapatkan keping e-KTP. (*)
Video oleh: Irfan A



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026