"Beliau berpesan kepada TNI agar bersama-sama memperjuangkan kesatuan NKRI. Kami juga diberi amanah untuk belajar bersama kepada para kiai dan ulama untuk mengatasi setiap permasalahan yang muncul," kata Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana seusai menjenguk mantan Ketua Umum PBNU yang akrab dipanggil Abah Hasyim tersebut di Malang, Rabu.
Selain menjaga kesatuan bangsa, lanjutnya, KH Hasyim juga berpesan untuk memahami Pancasila dan Undang-Undang Dasar sebagai landasan negara.
"Kami mendengar kesedihan beliau yang merasa berjalan dan berjuang sendirian dalam mempersatukan bangsa," ucapnya.
Berjuang sendirian dalam artian melihat kondisi negara sekarang ini yang bermunculan dengan permasalahan pemecahan persatuan bangsa. "Menurut beliau, sekarang banyak pejabat, politisi, dan pengusaha yang mementingkan kepentingannya sendiri. Beliau merasa sedih melihat kondisi yang menimpa bangsa saat ini," ujarnya.
Menurut Pangdam, sebagai prajurit TNI, dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, pasti akan menjunjung tinggi visi dan misi TNI manunggal rakyat. "KH Hasyim merupakan tokoh agama yang memiliki nasionalisme tinggi dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.
Menyinggung kondisi Abah Hasyim saat ini, Pangdam mengatakan sudah bagus dan membaik, bahkan sudah berbincang banyak tentang kondisi negara. "Yang terpenting sekarang kita doakan bersama agar beliau segera sembuh dan pulih seperti sebelumnya," ujarnya.
Kunjungan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana ke RS Lavalette tersebut, didamnpingi Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Arm Budi Eko Mulyono, Komandan Lanal Malang, Kolonel Laut (E) Gendut Sugiono, serta sejumlah perwira di lingkungan Korem 083/Baladhika Jaya.(*)
Video oleh : Ipung
Pewarta: Endang SukarelawatiEditor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.