Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Kamis bahwa pesanan baru untuk barang tahan lama manufaktur pada Desember mengalami penurunan 12,0 miliar dolar AS atau 5,1 persen menjadi 225,4 miliar dolar AS, jauh di bawah konsensus pasar.
Para analis mengatakan angka lemah di pesanan barang tahan lama itu meningkatkan kekhawatiran atas pelambatan ekonomi AS karena melemahnya permintaan global.
Para investor sedang menunggu laporan produk domestik bruto AS yang dipantau cermat AS, yang dijadwalkan akan dirilis pada Jumat, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang situasi ekonomi negara itu. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.