Saat ini tengah dilakukan proses lelang untuk pengadaan naskah soal Unas, meski lelang dilakukan pemerintah pusat, kami berharap pemenang untuk pengadaan soal Unas di Jatim berasal dari Jatim.
Surabaya (Antara Jatim) - Ujian Nasional (Unas) pada jenjang SMA/SMK akan digelar bulan April mendatang dan Dinas Pendidikan (Disdik) Jatim berharap agar pengadaan naskah soal Unas bisa dilakukan dari Jatim.

"Saat ini sedang dilakukan proses lelang untuk pengadaan naskah soal Unas, meski lelang dilakukan pemerintah pusat, kami berharap pemenang untuk pengadaan soal Unas di Jatim berasal dari Jatim," kata Kepala Disdik Jatim, Dr Saiful Rachman ketika di kantornya, di Surabaya, Kamis.

Ia mengatakan Provinsi Jatim merupakan daerah yang luas dengan 38 kabupaten/kota, bahkan di beberapa daerah memiliki wilayah kepulauan, sehingga pihaknya tidak ingin distribusi naskah amburadul.

"Pusat harus memperhatikan letak geografis percetakan pemenang lelang untuk Jatim, karena provinsi Jatim sangat luas, bahkan memiliki wilayah kepulauan, sehingga dikhawatirkan naskah Unas berantakan. Oleh karenanya, kami berharap pemenang lelang dari Jatim, jangan dari luar Jatim," ujarnya.

Dengan percetakan dari Jatim, kata Saiful, pihaknya bisa setiap waktu memonitor ke percetakan karena percetakan harus memiliki komitmen soal naskah Unas serta kendala yang dihadapi juga cepat teratasi. 

"Saya berharap Unas tahun pelajaran 2015/2016 tidak seperti tahun 2014/2015, mulai tingkat satuan pendidikan, guru, siswa, hingga pelaksana di kabupaten/kota lebih serius menyiapkan Unas. Jangan seperti tahun lalu,” tuturnya.

Meski nilai Unas bukan sebagai syarat kelulusan, lanjutnya, tahun lalu nilai Unas murni jenjang pendidikan SMA/MA dan SMK di Jatim bertebaran nilai di bawah standar 55. Dari total 427.332 peserta, sebanyak 97.728 siswa di Jatim nilai Unas untuk mata pelajaran (mapel) tertentu berada di bawah standar nilai minimal.

Rinciannya, jumlah peserta Unas di Jatim untuk jenjang SMA/MA sebanyak 231.982 siswa. Peserta yang mendapat nilai di bawah standar berjumlah 39.874 murid atau sekitar 17,9 persen dari total keseluruhan peserta. Untuk jenjang SMK, dari 195.350 peserta Unas, sebanyak 57.854 siswa nilainya di bawah 55 (29,62 persen).

"Peningkatan bukan hanya dari sisi nilai. Integritas sekolah dalam melaksanakan Unas juga ditingkatkan. Tahun kemarin hanya ada 63 SMP, 14 SMA, dan 24 SMK di Jatim yang meraih indeks integritas tinggi dari Kemendikbud. Semuanya harus kerja keras menyukseskan Unas, bukan provinsi saja,” tandasnya. (*)


Pewarta: Laily Widya Arisandhi
Editor : Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2026