Realwan PIS ini sudah terbentuk sejak lama dan merupakan gabungan mahasiswa-mahasiswa Surabaya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, seperti Unair, UPN, Ubara dan lainnya.
Surabaya (Antara Jatim) - Sekitar 500 mahasiswa Surabaya yang mengatasnamakan relawan Produktif, Inovatif dan Solutif (PIS) mendukung pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Whisnu Sakti Buana dalam Pilkada Surabaya 2015.
"Realwan PIS ini sudah terbentuk sejak lama dan merupakan gabungan mahasiswa-mahasiswa Surabaya yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, seperti Unair, UPN, Ubara dan lainnya," kata Fuad Bernardi saat menyerahkan dukungan di Posko Pemenangan Risma-Whisnu di Jalan Kapuas, Surabaya, Kamis.
Dukungan dari relawan PIS tersebut diterima lagsung oleh ketua tim Pemenangan Cawali-Cawawali Surabaua Risma-Whisnu, Syaifudin Zuhri serta pengurus DPC PDI Perjuangan Surabaya.
Alumnus Teknik Informatika ITS ini mengaku ingin terlibat dalam menyukseskan Pilkada Surabaya pada 9 Desember mendatang. Mereka yang mayoritas pemilih pemula ingin ambil bagian dalam sejarah Pilkada Surabaya 2015.
"Kami berusaha memberikan pemahaman anak muda yang berusia 17 ke atas yang belum mengerti masalah pilkada," katanya.
Putra Tri Rismaharini ini menyatakan selama ini sudah memberikan sosialisasi, baik melalui media sosial maupun talk show dan berbagai acara lainnya. Tujuannya adalah para pemilih pemula bisa menggunakan haknya,sehingga angka golput tidak tinggi.
Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Risma-Whisnu Syaifudin Zuhri menyambut baik dukungan dari relawan PIS. Relawan muda ini merupakan dukungan yang kesekian kalinya dari beberapa relawan sebelumnya. Pihaknya sudah mendaftarkan sebanyak 3.500 relawan pemenangan ke KPU Surabaya.
"Ini menunjukkan bahwa PDIP juga digandrungi oleh mahasiswa," ujarya.
Dukungan itu dapat mempermudah PDI Perjuangan untuk mencapai target kemenangan suara sebanyak 93 persen. Dengan dukungan dari relawan PIS, mereka bisa mengajak teman dan keluarganya mencoblos paslon nomur urut 2. (*)
Pewarta: Abdul HakimEditor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.