Sidoarjo (Antara Jatim) - Pengusaha di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menginginkan kepastian usaha menyusul terjadinya fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amarika Serikat akhir-akhir ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sidoarjo, Sukiyanto, Jumat, mengatakan, saat ini yang menjadi keluhan dari pengusaha adalah tidak pastinya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

"Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah terkait dengan adanya kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan untuk menurunkan nilai tukar rupiah ini," katanya.

Ia mengemukakan, dengan adanya pelemahan nilai tukar rupiah tersebut, otomatis membuat sejumlah pengusaha harus berpikir keras untuk menyelamatkan usahanya.

"Banyak di antara pengusaha yang mengeluhkan adanya fluktuasi nilai tukar rupiah ini. Oleh karena itu, kebijakan pemerintah diharapkan mampu menstabilkan perekonomian ini," katanya.

Menurutnya, jika nilai rupiah stabil, maka para pengusaha ini tidak bingung untuk menghitung berapa biaya produksi dan harga jual yang harus dilakukan.

"Misalnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat sebesar Rp15.000, maka pengusaha bisa menghitung dengan baik. Tidak naik turun, yang menyebabkan kesulitas pengusaha untuk melakukan penghitungan produksinya," katanya.

Dirinya menyebutkan, saat ini para pengusaha juga dipusingkan dengan adanya usulan kenaikan upah minimum kabupaten atau kota.

"Untuk Apindo Kabupaten Sidoarjo akan menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pengupahan yang di dalamnya sudah ada unsur pengusaha untuk menentukan besaran upah buruh tersebut," katanya.(*)

Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026