sebelum saya mendaftar ke KPU saya telah meminta dukungan ke sejumlah tokoh nasional, dan InshaAllah Ibu Khofifah Indar Parawansa akan membantu, KH Hasyim Muzadi jugaGresik, (Antara Jatim) - Sejumlah tokoh politik nasional siap meramaikan pelaksanaan kampanye Pilkada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur setelah adanya penetapan pasangan calon yang dilakukan KPU pada 24 Agustus 2015.
Salah satu calon bupati Husnul Khuluq, Kamis mengaku berencana menghadirkan Hasyim Muzadi serta Khofifah Indar Parawansa ditambah beberapa tokoh lain yang siap membantu proses kemenangan Khuluq bersama Ahmad Rubaie.
"Sebab, sebelum saya mendaftar ke KPU saya telah meminta dukungan ke sejumlah tokoh nasional, dan InshaAllah Ibu Khofifah Indar Parawansa akan membantu, KH Hasyim Muzadi juga," ucap Khuluq yang juga menjabat Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Gresik.
Khuluq mengaku, pihaknya mendaftar bersama pasangan Ahamad Rubaie melalui partai PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN), dan datang mendaftar pertama ke kantor KPU Gresik.
Terkait dengan status PNS sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Bojonegoro, Khuluq memastikan telah mengurus surat pengunduran dirinya.
"Sekarang masih dalam proses, dan saya juga sudah menulis surat pernyataan pengunduran diri dari PNS di Kabupaten Bojonegoro," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Gresik, Siti Muafiyah juga berencana mendatangkan Joko Widodo yang kini menjadi Presiden Republik Indonesia.
Sebelumnya, Komisioner KPU Gresik Elvita Yuliati mengatakan masa kampanye masing-masing calon Pilkada di Kabupaten Gresik dilakukan usai penetapan calon, yakni setelah tanggal 24 Agustus 2015.
"Masa kampanye akan dilakukan setelah penetapan hingga masa tenang, dan penetapan dilakukan secara bersama oleh KPU pusat pada tanggal 24 Agustus 2015," katanya.
Sementara itu, tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada Pilkada Gresik dan telah mendaftar masing-masing adalah pasangan Khusnul Huluq dan Ahmad Rubai, Sambari Halim Radianto dan Mohammad Qosim serta Ahmad Nurhamim dan Junaidi.(*)
Pewarta: Abdul Malik IbrahimEditor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.