Ini menjadi bekal berharga menuju Pileg 2029 karena tren elektoral personal Emil Dardak juga terus meningkat.
Surabaya (ANTARA) - Elektabilitas Partai Demokrat di Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam setahun terakhir, berdasarkan hasil survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI).
Peneliti ARCI Baihaki Sirajt mengatakan elektabilitas Demokrat yang sebelumnya berada di kisaran 7,1 persen pada awal Juli 2025, kini meningkat menjadi 12,5 persen berdasarkan survei pada Agustus 2026.
"Survei kami menunjukkan progres signifikan Demokrat selama satu tahun terakhir. Peningkatan elektoral mencapai sekitar lima persen," kata Baihaki saat memaparkan hasil survei di Surabaya .
Menurut dia, penguatan elektoral Demokrat terutama terlihat di sejumlah wilayah Jawa Timur, yakni Mataraman, Arek, dan Tapal Kuda. Sementara itu, elektabilitas partai tersebut masih relatif lemah di kawasan Pantura dan cenderung stagnan di Madura.
Baihaki menilai peningkatan tersebut salah satunya dipengaruhi perubahan jajaran kepengurusan DPD Demokrat Jawa Timur pada 2025 yang membuat aktivitas partai semakin terlihat melalui berbagai program di tengah masyarakat.
Selain itu, kata dia, terdapat efek ekor jas atau coattail effect dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Ketua DPD Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
Ia mengatakan tingkat pengenalan masyarakat terhadap Emil Dardak sebagai Ketua DPD Demokrat Jatim juga meningkat.
Saat ini, sebanyak 98,7 persen responden mengetahui posisi Emil sebagai pimpinan Demokrat Jawa Timur.
"Ini menjadi bekal berharga menuju Pileg 2029 karena tren elektoral personal Emil Dardak juga terus meningkat," ujarnya.
Baihaki menilai jika tren tersebut mampu dipertahankan, Demokrat berpeluang meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu Legislatif 2029.
"Demokrat harus konsisten menjalankan program yang sudah berjalan baik agar perolehan suara pada 2029 dapat kembali meningkat," katanya.
Dalam survei tersebut, elektabilitas Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan 16,3 persen, disusul PKB 15,1 persen, PDIP 13,7 persen, Golkar 12,5 persen, dan Demokrat 12,5 persen.
Survei ARCI dilaksanakan pada 18-28 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden menggunakan metode stratified random sampling. Survei memiliki margin of error 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan dibiayai secara mandiri.
Pewarta: Faizal FalakkiEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.