Dari pengambilan contoh makanan yang kami lakukan di lokasi jajanan Kecamatan Kebomas, masih ditemukan makanan yang mengandung boraks
Gresik (Antara Jatim) - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya menemukan cincau dan krupuk jenis puli dan trasi yang mengandung boraks (bahan pengawet) saat melakukan pemeriksaan di lokasi jajajan Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur.
"Dari pengambilan contoh makanan yang kami lakukan di lokasi jajanan Kecamatan Kebomas, masih ditemukan makanan yang mengandung boraks," ucap Kepala BPOM Surabaya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, di Gresik, Rabu.
Oleh karena itu, I Gusti meminta agar masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membeli jajanan di pinggir jalan, khususnya di wilayah Kabupaten Gresik.
Ia mengatakan, atas temuan ini BPOM berencana meneruskannya ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik untuk dilakukan pembinaan terhadap sejumlah penjual jajanan di wilayah Kecamatan Kebomas.
Sementara itu, tujuan pemeriksaan yang dilakukan BPOM di Kecamatan Kebomas adalah untuk mensosialisasikan tentang bahaya makanan yang mengandung boraks dan formalin.
Dan dalam pemeriksaan itu, sejumlah petugas BPOM mengambil beberapa contoh makanan di sejumlah penjual pinggir jalan, kemudian dilakukan tes di Kantor Kecamatan Kebomas menggunakan alat tes khusus.
"Ya dari pengabilan contoh di beberapa PKL tadi masih ditemukan makanan yang mengandung boraks," ucapnya.
Salah satu penjual, Maryati mengaku kaget kalau jajananya mengandung boraks, sebab tidak mengatahui karena tidak membuat sendiri bahan bakunya.
"Saya tidak tahui kalau krupuk ini ada boraks, dan saya berjanji tidak menjual lagi krupuknya karena berbahaya," ucapnya.(*)
Pewarta: Abdul Malik IbrahimEditor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.