Blitar (Antara Jatim) - Hujan tak menyurutkan penikmat makanan ataupun minuman untuk menikmati berbagai menu termasuk yang ada campuran es. Di Blitar, Jawa Timur, terdapat menu es yang menjadi favorit, es pleret. Minuman ini menjadi menu andalan di Blitar. Dengan olahan tepung beras, serta berbagai campuran dawet sagu, agar-agar, minuman ini menjadi salah satu menu yang sangat digemari masyarakatnya. Campuran berbagai isian itu, tambah nikmat dengan manisnya gula jawa, biasanya gula aren serta gurihnya santan. Semuanya dicampur menjadi satu, ditambah es batu, segarrr.... Tak sulit menjumpai penjual es pleret. Di sekitar alun-alun Kota Blitar, banyak warga berjualan es pleret. Salah satunya Ima (45) warga Blitar. Ia sudah belasan tahun berjualan es tersebut dan pelanggannya datang dari berbagai daerah. Ima mengatakan, membuat pleret memang memerlukan waktu. Awalnya, bahan baku pleret, yaitu beras direndam beberapa jam lalu dihancurkan. Setelah menjadi tepung, lalu dimasak agar matang. Setelah itu, tepung dibentuk satu-satu mirip dengan bulatan dan dimasak lagi agar lebih matang. Cara membentuknya masih dengan alat sederhana dan unik, dari potongan bambu. Ima mengatakan, biasanya membuat sekitar dua kilogram sehari untuk pleret. Jumlah itu bisa bertambah saat di akhir pekan dan tetap laku habis terjual. Biasanya ia berjualan sejak pagi sampai jam 16.00 WIB. Dalam sehari, tak kurang ia berhasil menjual sekitar 200 gelas es pleret. Harga jual es pleretnya juga masih terjangkau, Rp3.500 per gelas. "Saya jarang tidak jualan. Kalau di akhir pekan tetap jualan, karena ramai," katanya. Ia juga mengatakan, usaha ini merupakan usaha turun temurun. Ia adalah generasi kedua. Namun, ia membebaskan anak-anaknya untuk memilih pekerjaan yang diinginkan, dan tidak mengharuskan anak-anaknya juga menjual es pleret. (*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026