Oleh Kelik Dewanto
Jakarta (Antara) - PT PGN Tbk menargetkan penambahan pasokan gas sebesar 200 juta kaki kubik per hari (MMSCFD) ke pembangkit milik PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), anak perusahaan PT PLN Tbk.
Juru Bicara PGN Irwan Andri Atmanto di Jakarta, Senin mengatakan, pasokan gas ke pembangkit PJB tersebut akan mempercepat program konversi BBM pemerintah.
"Kami berencana memasok ke pembangkit baru dan eksisting berbahan bakar minyak di seluruh wilayah pembangkit PJB dengan potensi kebutuhan gas lebih dari 200 MMSCFD," katanya.
Menurut dia, saat ini, PGN sudah memasok gas ke PLTGU Muara Tawar, Bekasi, Jabar milik PJB.
Pada Senin, PGN dan PJB menandatangani nota kesepahaman (MOU) tentang pemanfaatan gas bumi di Jakarta. MOU ditandatangani Direktur Pengusahaan PGN Jobi Triananda Hasjim dan Direktur Pengembangan dan Niaga PJB Muljo Adji AG.
Sesuai MOU, selain menyediakan gas bagi pembangkit listrik, PGN juga membangun dan mengembangkan infrastruktur gas bumi dan fasilitas pendukungnya untuk menyalurkan gas bumi ke pembangkit PJB.
"Kami juga bekerjasama dalam bidang yang lebih luas yang terkait dengan kegiatan usaha dari anak usaha dan atau afiliasi dari kedua pihak," tegas Jobi. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.