Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Sales Operation Region III (PGN SOR III) melaksanakan kunjungan kerja ke PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 yang merupakan operator Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Bojonegoro, Jawa Timur, untuk memperkuat rantai pasok energi.
"Ketahanan pasokan dan produksi migas saat ini menjadi salah satu prioritas strategis nasional. Dalam konteks transisi energi dan target swasembada energi yang dicanangkan pemerintahan, kolaborasi yang solid antara entitas hulu dan hilir menjadi keniscayaan," kata General Manager PGN SOR III Hedi Hedianto di Surabaya, Kamis.
Hedi mengatakan PEPC JTB memiliki konsistensi pasokan gas yang selama ini terjaga dengan baik karena stabilitas suplai gas dari Lapangan JTB menjadi tulang punggung bagi PGN SOR III dalam melayani pelanggan.
PGN SOR III saat ini melayani sekitar 209 ribu pelanggan gas yang tersebar di wilayah operasinya sehingga keandalan suplai menjadi kunci agar pelanggan mulai rumah tangga, komersial, hingga industri tidak mengalami gangguan berarti dalam memenuhi kebutuhan energi sehari-hari.
Hedi menyebutkan pasokan gas dari PEPC Zona 12 sendiri berkontribusi sebesar 65 persen dari total kebutuhan gas PGN SOR 3 sehingga Lapangan JTB merupakan produsen gas terbesar bagi wilayah kerjanya.
Manager Production & Projects PEPC Zona 12 Yedi Rahmat Supriyadi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan dan kesinambungan produksi demi mendukung kebutuhan hilir.
“Kami terus menjaga keandalan produksi supaya kita semua sama-sama bisa berkontribusi mensukseskan program pemerintah dalam sektor energi ini,” terangnya.
Kerja sama antara PEPC Zona 12 dan PGN SOR III yang telah terjalin cukup lama ini terus meningkat baik dari sisi kuantitas maupun kualitas pelayanan.
Hingga saat ini, PEPC Zona 12 dalam operasionalnya telah mencatatkan lebih dari 71 juta jam kerja selamat atau safe man-hours sehingga mencerminkan standar keselamatan dan keandalan operasional bertaraf tinggi.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.