Surabaya (Antara Jatim) - Tim robot ITS Surabaya menyabet juara Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2014 di Universitas Negeri Yogyakarta (26/6), karena itu tim ITS berhak mewakili Indonesia ke kontes tingkat Asia Pasifik di India pada Agustus mendatang.
Informasi Humas ITS Surabaya yang diterima Antara di Surabaya, Sabtu, melaporkan robot RINE dari ITS meraih juara setelah mengalahkan robot El-Tron dari PENS dalam babak final KRAI 2014.
Dalam "All ITS Finals" itu, RINE sukses mencetak "shabassh" dalam waktu 1 menit dan 14 detik. Hasil ini membuat RINE unggul atas atas robot El-Tron dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
KRAI tahun ini bertema "Taman Bermain Anak Indonesia" yang mengacu pada tema dari ABU Robocon 2014, kontes robot tingkat Asia Pasifik yakni A Salute to Parenthood.
Tema itu menetapkan empat zona permainan sebagai rintangan yang masing-masing harus dimainkan oleh robot otomatis dan manual, yaitu jungkat-jungkit, ayunan, tiang panjat dan tangga panjat.
Semua tim harus menyelesaikan semua zona tersebut dalam waktu 3 menit, namun jika robot berhasil menyelesaikan zona dan mengibarkan bendera di atas tangga panjat, maka dinyatakan sebagai kemenangan mutlak dengan istilah "Shabassh".
Selama KRAI, hanya dua tim robot yang mampu meraih kemenangan Shabassh, yaitu tim El-Tron dari PENS dan tim RINE dari ITS. Untuk kesekian kalinya pula, kedua perguruan tinggi ini bertemu di babak final KRAI yang dimenangkan tim RINE dalam 1,14 menit.
Catatan waktu tersebut yang jauh lebih unggul dari pertandingan di babak sebelumnya. Dari hasil ini, RINE akan mewakili Indonesia dalam kontes robot tingkat Asia Pasifik, ABU Robocon 2014 di Pune, India, Agustus mendatang.
PENS
Sementara itu, PENS mengirimkan lima tim robot untuk mengikuti lima divisi lomba, yaitu tim ELTRON divisi KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia), tim EILLERO divisi KRPAI Berkaki (Kontes Robot Pemadam Api Indonesia), tim EFIRO divisi KRPAI Beroda, tim EROS divisi KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia) dan Tim ERISA divisi KRSI (Kontes Robot Seni Indonesia).
Jika dalam KRAI, tim ELTRON dari PENS hanya menjadi "runner up", maka dalam KRSBI, tim EROS dari PENS memenangi pertandingan dengan skor 10-1 melawan tim Ichiro dari ITS. Peringkat ketiga Al-Farobi (UGM) dan keempat adalah Dago Hoogeshool (ITB).
Dalam KRPAI, tim KRPAI PENS berhasil memperoleh peringkat kedua setelah pada pertandingan akhir mampu memadamkan api dalam waktu 13 detik.
Sementara untuk KRSI, Tim ERISA PENS untuk pertama kalinya mendapatkan piala bergilir sebagai juara pertama. Bertemakan tari legong, robot PENS ini memperoleh poin tertinggi untuk sinkronisasi gerakan di tiap pertandingan.
"Alhamdulillah, apapun hasilnya, mereka (tim robot) sudah berusaha semaksimal mungkin. Semoga ke depan kami dapat lebih mengembangkan robot dan inovasi karya PENS," kata Direktur PENS Dr Zainal Arief ST MT setelah menerima penghargaan untuk tim Robot ERISA. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.