Kediri (Antara Jatim) - Kesebelasan tuan rumah Persik Kediri, berhasil melibas tim tamu, Persijap Jepara dengan skor 4-0 dalam pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia 2014 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jawa Timur, Rabu petang. Keempat gol yang menyumbang kemenangan bagi tuan rumah Persik Kediri itu ditorehkan oleh Ngon Mamoun Guy Bertrand menit ke-39, Qischil Gandrumi minny menit ke-46, Udo Fortune menit ke-79 dan terakhir Syaiful Indra Cahya di babak terakhir, 90+2. Di babak pertama, kedua tim bermain saling serang. Namun, di babak pertama, pemain belakang Persijap melakukan pelanggaran pada pemain Persik, Faris Aditama, di dalam kotak terlarang, sehingga Wasit Novari Ikhsan dari Jakarta memberikan hukuman. Ngon Mamoun dipercaya sebagai eksekutor untuk merobek gawang Persijap yang dijaga Dimas Galih. Ia akhirnya berhasil merobek gawang yang dijaga Dimas, setelah tendangan kedua. Pada tendangan pertama, wasit membatalkan gol, karena ada pemain Persijap yang bergerak sebelum peluit dibunyikan. Kedudukan berubah menjadi 1-0, dan bertahan sampai turun minum. Di babak kedua, tempo permainan kedua tim berlangsung lebih energik. Para pemain Persijap berusaha mencuri poin dari tuan rumah. Kalah satu gol dari tuan rumah yang berjuluk "Macan Putih" membuat anak asuh Yudi Suryata itu berang. Namun, lagi-lagi, bukan gol yang mereka masukkan. Justru, mereka kembali kebobolan, setelah Qischil Gandrumi minny di menit ke-46 berhasil memanfaatkan lemahnya lini belakang pemain Persijap. Skor berubah menjadi 2-0. Ketinggalan dua gol, pelatih Yudi Suryata menarik anak asuhnya. Andika Rian masuk menggantikan Agung Suprayogi di lini tengah. Namun, strategi itu nyatanya belum membuahkan hasil. Persijap kembali kebobolan setelah Udo Fortune di menit ke-79 berhasil kembali merobek gawangnya. Ia dengan mudahnya di dalam kotak penalti masuk menjebol gawang Dimas. Skor berubah menjadi 3-0. Tambahan waktu dua menit di babak kedua, dimanfaatkan benar oleh pemain Persik. Mereka kembali berhasil meraih gol. Syaiful Indra Cahya berhasil menambah pundi gol Persik di babak terakhir, 90+2, dan skor berubah menjadi 4-0. Sementara itu, pelatih Persijap Jepara Yudi Suryata mengakui jika skuad kurang maksimal, sebab ada sejumlah pemain yang tidak ikut, sehingga harus tambal sulam. "Kami tetap berusaha memanfaatkan peluang," katanya. Sementara itu, Asisten Pelatih Persik Kediri Musikan mengatakan kemenangan di kandang sendiri menjadi target yang harus dipenuhi. Ia bersyukur, karena Persik bisa menang 4-0 melawan tim tamu, Persijap Jepara. Terlebih lagi di awal pertandingan, para pemain Persik tegang, nyatanya mereka akhirnya bisa bermain bagus. Walaupun saat ini menang, ia mengatakan lawan dalam pertandingan ke depan cukup berat. Untuk itu, ia dengan seluruh tim akan berusaha melatih anak-anak Persik Kediri agar bisa bertanding dengan maksimal. "Ada jeda libur, jadi bisa kami manfaatkan dan kami akan terus berjuang sampai akhir kompetisi. Persik insya Allah tetap di ISL (Liga Super Indonesia)," kata Musikan. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026