Chicago, (Antara/Xinhua) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun untuk keempat sesi berturut-turut pada Kamis (Jumat pagi WIB), terutama tertekan oleh data ekonomi positif AS dan meningkatnya selera terhadap risiko di seluruh dunia.
Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 2,6 dolar AS atau 0,21 persen, menjadi ditutup pada 1.257,1 dolar AS per ounce. Statistik menunjukkan, berdasarkan kontrak teraktif, harga emas telah mencatat kerugian empat sesi sekitar tiga persen dan menetap di tingkat terendah sejak 5 Februari.
Para analis pasar percaya, bahkan dengan harga emas Agustus tampak stabil pada kisaran pertengahan 1.250 dolar AS, pembelian akan menjadi cukup agresif untuk spekulan khas, sebagian besar mirip dengan mencoba untuk menangkap pisau jatuh tanpa memotong tangan.
Para analis juga percaya, pasar emas membutuhkan lebih banyak waktu untuk berkonsolidasi dan membangun basis dukungan, sebelum memasuki posisi "bullish" baru.
Di sisi ekonomi, Departemen Perdagangan memangkas estimasinya untuk produk domestik bruto (PDB) AS menunjukkan perekonomian mengalami kontraksi pada tingkat tahunan satu persen dalam kuartal pertama, terhambat oleh cuaca musim dingin yang keras. Ini menandai penurunan terbesar dalam tiga tahun dan pada awalnya PDB diperkirakan tumbuh pada tingkat 0,1 persen.
Perak untuk pengiriman Juli turun 4,5 sen atau 0,24 persen, menjadi ditutup pada 19,014 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 2,6 dolar AS atau 0,18 persen, menjadi berakhir pada 1.460,1 dolar AS per ounce. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.