Surabaya (Antara Jatim) - PPP menggelar silaturahmi ulama dan serangkaian pertemuan dengan tokoh NU dan Muslimat NU di Jawa Timur untuk menggarap Jatim secara serius dalam Pemilu 2014. "Sebagai satu-satunya parpol yang masih berasaskan Islam, kami menggelar silaturahmi dengan para kiai dan alim ulama Jatim," kata Ketua DPW PPP Jatim HM Musyaffa' Noer MSi MM di Surabaya, Rabu. Silaturahmi dengan ulama dilakukan di Pesantren Lirboyo Kediri pada Rabu (5/3), sedangkan pertemuan dengan tokoh NU dan Muslimat NU dilakukan di kediaman Hj Khofifah Indar Parawansa di Surabaya (2/3). "Kegiatan itu untuk menjaga soliditas partai, hubungan persaudaraan, sekaligus untuk menyatukan sikap dalam memenangkan PPP pada Pemilu tahun ini," katanya. Ia menjelaskan pertemuan ulama di Kediri juga akan dihadiri pengurus PPP se-Jatim, majelis pertimbangan partai, majelis syariah partai, tokoh masyarakat, tokoh NU, dan tokoh Islam di Jatim. "Mereka akan berdialog dengan Ketua Umum DPP PPP H Suryadharma Ali dan H Djan Faridz (Menteri Perumahan Rakyat). Petinggi PPP itu akan mengikuti aspirasi para ulama untuk penguatan PPP," katanya. Para kiai yang siap hadir antara lain KH Idris Marzuki (Lirboyo, Kediri), KH Mas Subadar (Pasuruan), KH Anwar Iskandar (Lirboyo, Kediri), KH Zainudin Djazuli (Ploso, Kediri), KH Nurul Huda (Ploso, Kediri), KH Nawawi (Sidogiri, Pasuruan), dan sebagainya. Sementara itu, Menteri Perumahan Rakyat H Djan Faridz dalam pertemuan di kediaman Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa di Surabaya (2/3) menegaskan bahwa Bunda Khofifah masuk dalam bursa capres yang diusung PPP. "Kita serius mencapreskan Bunda Khofifah, karena beliau merupakan Ibu Bangsa. Beliau punya komitmen pada Islam dan PPP juga merupakan satu-satunya parpol yang konsisten dengan asas Islam di saat parpol Islam mulai bergeser menjadi parpol nasionalis," katanya. Dalam kesempatan itu, Djan Faridz juga meminta bantuan Muslimat NU se-Jatim untuk mendata 15 rumah masyarakat miskin pada setiap kabupaten untuk dilakukan bedah rumah. "Nanti, Muslimat NU yang mengoordinasikan bedah rumah di 38 kabupaten/kota se-Jatim," katanya. Instruksi PMB Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Partai Matahari Bangsa (PMB) menginstruksikan seluruh anggota dan kadernya di seluruh Indonesia untuk memilih dan memenangkan Partai Amanat Nasional (PAN). "Seruan ini sebagai wujud keputusan politik internal yang menyatakan berkoalisi dengan PAN," kata Ketua Tim Koalisi PMB-PAN Syafrudin Budiman. Caleg DPR RI Dapil I Surabaya-Sidoarjo itu menjelaskan koalisi itu diwujudkan dalam hubungan politik dengan memasukkan banyak kader PMB sebagai Caleg DPR RI, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. "PAN merupakan partai yang layak dipilih di tengah kondisi penyederhanaan parpol. PAN bisa menjadi ruang aspirasi anggota PMB saat ini dan masa mendatang,¿ ujarnya. Selain itu, seluruh anggota DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia yang berjumlah 60-an orang juga diserukan untuk mengampanyekan PAN. "Bagaimanapun, PAN adalah partai saudara tua yang memiliki kesamaan visi-misi dan basis massa yang sama," kata cicit Pahlawan Nasional KH. Mas Mansur itu. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026