Oleh Edy Sujatmiko Jakarta, (Antara) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menargetkan pada 2014 mampu mengoperasikan lima ruas tol baru sepanjang 48 kilometer, sedangkan total transaksi di seluruh gerbang tol milik BUMN Tol ini selama 2013 diperkirakan sebanyak 1,25 miliar kendaraan dan membukukan pendapatan Rp5,68 triliun. Direktur Utama PT Jasa Marga Adityawarman kepada pers di Jakarta, Kamis malam, menyebut lima ruas tol baru itu adalah JORR W2 Utara Ruas Kebon Jeruk-Ulujami (7,07 km), Bogor Ring Road Ruas Kedunghalang-Kedungbadak (2 km), Semarang-Solo Ruas Ungaran-Bawen (12,3 km), Gempol-Pandaan (12 km), dan Gempol-Pasuruan Ruas Gempol-Rembang (13,9 km). Kemudian, pada tahun ini, katanya, Jasa Marga telah menyelesaikan pembangunan dua ruas tol baru sepanjang 18,23 km yaitu Jalan Tol Bali Mandara sepanjang 12,7 km yang sudah dioperasikan sejak 23 September 2012, serta Jalan Tol JORR W2 Utara Ruas Kebon Jeruk-Ciledug sepanjang 5,53 km yang saat ini sedang dilakukan uji kelaikan operasi. "Untuk JORR W2 Utara ruas Kebon Jeruk-Cileduk sepanjang 5,53 km diharapkan bisa diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum, setelah semua persyaratan mulai dari kelaikan rambu dan teknis jalan sudah lolos uji dari pihak terkait," katanya. Ia juga menegaskan, secara keseluruhan JORR W2 Utara diharapkan bisa dituntaskan pada 2014, tepatnya pertengahan Juni setelah pembangunan sisanya yakni Seksi IV Cileduk - Ulujami sepanjang 2,07 km bisa diselesaikan. Oleh karena itu, kata Aditya, jika ruas Tol JORR W2 Utara tersebut sudah dioperasikan, maka secara keseluruhan akan menghubungkan lima ruas tol yang sudah beroperasi, yaitu Jakarta-Cikampek, Jagorawi, Jakarta-Serpong, Jakarta-Cikampek dan Tol Soediyatmo (Bandara). "Dengan beroperasinya JORR W2 Utara ini juga diperkirakan akan mengurangi kepadatan Tol Dalam Kota Jakarta sekitar 30 persen karena kendaraan dari arah Bekasi dan Bogor yang akan menuju Bandara atau Tangerang dan sebaliknya, tak perlu lagi melintas di Tol Dalam Kota Jakarta," katanya. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026