Kediri (Antara Jatim) - Sejumlah sekolah dasar di Kota Kediri, Jawa Timur, akan dimerger atau digabung dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Gunawan Setyobudi, Rabu mengatakan, rencana merger tersebut sudah dalam proses pengkajian. Namun, pihaknya tidak ingin gegabah untuk menjalankan rencana merger tersebut karena menyangkut guru dan siswa yang berada dalam sekolah bersangkutan.
"Kami masih wacana untuk kesana (merger)," katanya.
Pemkot sebenarnya sudah lama merencanakan merger sejumlah sekolah dasar di Kota Kediri. Rencana itu sendiri sebenarnya telah berlangsung sejak 2011 lalu, dan sampai sekarang belum ditentukan.
Saat itu, merger rencananya dilakukan terhadap sekolah - sekolah yang selama ini berada di dalam satu komplek, seperti SD Jagalan, SD Banjaran, SD Kampungdalem, SD Setonopande dan SD Ngronggo. Tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan, efisiensi dan efektifitas pengendalian satuan pendidikan.
Gunawan mengatakan, dinas masih menunggu hasil rekrutmen CPNS untuk tenaga guru untuk membahas masalah merger tersebut. Sebab, dalam proses itu sejumlah guru baru untuk SD akan diterima. Dengan perbandingan antara guru baru dengan yang pensiun, maka pihaknya dapat menganalisis total guru dan penempatannya.
Selain itu, kajian juga dilakukan terhadap data sekolah dan jumlah siswa di berbagai sekolah yang akan dimerger. Hal tersebut penting dilakukan, untuk menata rombongan belajar sehingga siswa tidak dirugikan akibat merger sekolah tersebut.
Ia juga memastikan, merger pembahasan merger sekolah itu tidak akan memerlukan waktu yang lama. Ia berharap, secepatnya segera ada jalan keluar, sehingga proses pendidikan belajar mengajar anak-anak juga bisa dimaksimalkan. (*)
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.