Surabaya (Antara Jatim) - Pemerintah Kota Surabaya menyatakan pembangunan mega proyek "frontage road" atau jalur lambat pada sisi barat paralel dengan Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya mulai dipercepat setelah pembangunan jalan serupa di sisi timur hampir selesai. Sekretaris Kota (Sekkota) Surabaya Hendro Gunawan, Rabu, mengatakan, selama ini pendanaan proyek "frontage road" memang menggunakan dana APBD dengan sistem multiyears. Pembangunan jalan untuk sisi barat akan dimulai penganggarannya tahun ini. "Selanjutnya, penganggaran akan dilakukan dalam APBD Kota Surabaya setiap tahun hingga selesai," katanya. Menurut dia, hingga saat ini masih terus dilakukan pendalaman. Rencana skema penganggaran sama seperti saat pembangunan "frontage road" sisi timur. Ia mengatakan untuk penganggaran pembangunan "frontage road" sisi barat dimungkinkan nilainya akan lebih besar. Ini dikarenakan "frontage road" sisi barat akan diinterkoneksikan dengan beberapa sarana publik lainnya. Salah satu tempat yang akan terkoneksi langsung dengan "frontage road" adalah terminal Joyoboyo, Monorail, Trem, serta KBS. Selain itu, ada sejumlah titik "frontage road" sisi barat yang nantinya dibangun "underpass" atau ada "flyover". "Khusus 'frontage road' di sekitar Taman Mayangkara menuju Terminal Joyoboyo akan dibangun flyover. Jadi, proyek 'frontage road' sisi barat akan lebih lengkap dan besar sehingga membutuhkan dana cukup besar dari APBD," katanya. Selain itu, kata dia, Pemkot juga membutuhkan dukungan penuh dari DPRD dalam pembangunan proyek "frontage road" sisi barat. Terutama dukungan persetujuan dalam pembiayaan dari APBD mengingat skema penganggaranya multiyears. "Kami optimistis dengan dukungan DPRD maka pemkot bisa menyelesaikan proyek 'frontage road', tapi akan lebih bersyukur bila ada dana tambahan dari pemerintah pusat," katanya. Sementara itu, DPRD Surabaya mendesak pemkot agar secepatnya mencari dana untuk lanjutan pembangunan "frontage road" ke pemerintah pusat. Dengan dukungan dana yang besar, maka pembangunan bisa dilakukan dengan segera. "Kami minta agar pemkot segera melakukan pemaparan proyek pembangunan 'frontage road' di Kementerian Pekerjaan Umum. Ini demi terlaksananya proyek tersebut secara cepat," kata Ketua Komisi C DPRD Surabaya Sachiroel Alim Anwar. Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan, untuk pembangunan jalan "frontage road" sisi barat saja diperkirakan akan membutuhkan biaya mencapai Rp200 miliar. Pada tahap awal pembangunan "frontage road" sisi barat untuk pembebasan lahan saja diperkirakan bisa mencapai hingga Rp70-80 miliar lebih.(*)


Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026