Pacitan (Antara Jatim) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan memastikan ada empat rumah penduduk di wilayah itu yang tertimbun tanah longsor dalam 24 jam terakhir. "Ada beberapa titik longsor yang menimbulkan sejumlah kerusakan pada empat rumah warga. Saat ini sedang kami inventarisasi," kata staf Humas Pemkab Pacitan, Purwo Sasongko, Minggu. Ia memastikan, bantuan sembako telah disalurkan kepada para korban maupun warga sekitar yang terdampak. Sementara untuk bantuan material dan sejenisnya, sebagian hasil inventarisasi kerugian telah dikoordinasikan BPBD dengan dinas sosial setempat untuk ditindaklanjuti. "Penanggulangan sementara tadi pagi telah dilakukan secara gotong royong oleh warga dibantu aparat keamanan dan tim BPBD," jelasnya. Tidak Ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sebagian warga di sekitar lokasi bencana saat ini dilanda kecemasan terjadinya longsor susulan. Hujan deras yang beberapa kali mengguyur kawasan tersebut membuat sebagian tanah tebing di Pacitan terus bergerak. Di jalur Pacitan-Ponorogo, misalnya, longsor secara sporadis terjadi dari arah sisi jalan raya yang bertebing dengan ketinggian 10-30 meter. Peristiwa tanah longsor terakhir terjadi di sekitar pukul 02.00 WIB di Kelurahan Pucangsewu, Kecamatan Pacitan. Suladi merupakan satu dari tiga warga lingkungan tersebut yang rumahnya diterjang tanah longsor. Dua lainnya adalah rumah milik Mujiyo dan Sartin. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026