memenuhi kebutuhan transaksi, investasi, maupun solusi keuangan berbasis emas
Surabaya (ANTARA) - Perusahaan layanan transaksi emas EMASNOW menyiapkan ekspansi bisnis ke kawasan Asia Tenggara pada tahun kedua, seiring perayaan hari jadi pertama perusahaan yang menandai perjalanan dalam menghadirkan layanan transaksi emas bagi masyarakat.
Marketing Manager EMASNOW Jessica Wiguna mengatakan perusahaan menargetkan pengembangan bisnis ke sejumlah negara di Asia Tenggara, antara lain Vietnam, Thailand, dan Singapura.
"EMASNOW akan terus mengembangkan layanan unggulan seperti Buyback, Maxi Gold, Instant Cash, dan Live Plus. Program ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas, kemudahan, serta nilai tambah bagi pelanggan dalam memenuhi kebutuhan transaksi, investasi, maupun solusi keuangan berbasis emas," kata Jessica di Surabaya, Selasa.
Ia menjelaskan selama satu tahun terakhir EMASNOW terus melakukan inovasi dan pengembangan layanan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.
Menurut dia, kepercayaan pelanggan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan di tengah perkembangan industri transaksi emas.
Jessica menuturkan langkah ekspansi ke Asia Tenggara merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas akses masyarakat terhadap ekosistem emas modern yang mengedepankan kemudahan, transparansi, dan inovasi.
Selain memperluas jangkauan bisnis, kata Jessica, EMASNOW juga berkomitmen memperkuat investasi di bidang teknologi, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta memperluas kemitraan strategis.
Oleh karena itu, lanjutnya, memasuki tahun kedua operasionalnya, EMASNOW optimistis dapat melanjutkan fase pertumbuhan berikutnya, sekaligus mewujudkan visi menjadi salah satu ekosistem emas terdepan di Asia Tenggara.
"Melalui inovasi yang konsisten, EMASNOW berupaya menghadirkan solusi yang memberdayakan masyarakat serta menjadikan kepemilikan emas semakin mudah dijangkau oleh semua kalangan," ujarnya.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026