Kami ingin mengenalkan dunia perfilman sejak dini, seperti anak-anak SD diajari bermain peran dalam sebuah film
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Layar Siswa Film Festival Jember yang digelar di salah satu bioskop di Kabupaten Jember mengajak para pelajar mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat untuk berkarya membuat film sejak dini.
"Para pelajar tersebut membuat film pendek dengan durasi hanya beberapa menit saja dan hasil film yang terpilih dari seleksi akan ditayangkan di salah satu bioskop di Kabupaten Jember," kata Ketua Panitia Layar Siswa Film Festival Jember Bayu Pradana usai pemutaran film, Sabtu.
Menurutnya para pelajar tersebut didampingi kawan-kawan dari Tim Layar Siswa yang juga anggota dari Komunitas Perfilman (Koper) untuk membuat film pendek, namun ide dan konsepnya sepenuhnya berasal dari para pelajar tersebut.
"Hasil karya para pelajar itu kemudian ditayangkan di bioskop yang ditonton oleh masyarakat umum, namun panitia Layar Siswa melakukan seleksi ketat terhadap semua film yang dibuat oleh para pelajar dan yang terbaik bisa ditayangkan," katanya.
Dari 23 film yang diterima, sebanyak 10 karya pelajar ditayangkan dalam Layar Siswa Film Festival Jember Volume 3 yang digelar pada 29-30 Mei 2026 di antaranya karya siswa MAN 2 Jember, SMK 1 Mayang, Mima Ambulu, SDN Kertonegoro 2, dan SDN Nogosari 7.
"Kami ingin mengenalkan dunia perfilman sejak dini, seperti anak-anak SD diajari bermain peran dalam sebuah film, sedangkan anak SMP dan SMA atau sederajat bisa belajar berkarya untuk membuat film pendek berdurasi 5-15 menit," ujarnya.
Bayu yang juga mantan ketua Koper Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember itu berharap program Layar Siswa Film Festival Jember dapat membangun ekosistem perfilman di Jember lebih baik lagi.
"Sebuah langkah kecil dari ruang ide menjelma menjadi cahaya besar di layar bioskop, sehingga karya film para pelajar itu membuktikan bahwa kreativitas anak-anak Jember luar biasa," katanya.
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : A Malik Ibrahim
COPYRIGHT © ANTARA 2026