BINUS Malang memastikan bahwa pendidikan yang kami tawarkan tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri digital
Surabaya (ANTARA) - BINUS Malang menawarkan pendidikan berbasis digital technopreneur untuk menjawab kekhawatiran orang tua dalam memilih perguruan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri serta mendukung kesiapan karier mahasiswa di masa depan.
“Pemilihan kampus bukan hanya soal mendapatkan gelar, tetapi tentang investasi masa depan anak. Kami di BINUS Malang memastikan bahwa pendidikan yang kami tawarkan tidak hanya relevan dengan kebutuhan industri digital, tetapi juga memberi mahasiswa pengalaman nyata dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarier di dunia yang terus berubah," kata Direktur Kampus BINUS Malang Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M. di Surabaya, Selasa.
BINUS Malang juga menawarkan pendidikan dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan PTLN di luar negeri, tanpa mengorbankan kualitas dan relevansi.
Ia mengatakan perubahan dunia kerja yang berlangsung cepat menuntut perguruan tinggi menghadirkan sistem pendidikan adaptif agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Menurut dia, BINUS Malang menghadirkan sejumlah program unggulan seperti Enrichment Program yang memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa sebelum lulus, serta Discovery Day yang digelar pada 28-29 April 2026 di Surabaya.
Program tersebut, lanjut dia, memberi kesempatan bagi calon mahasiswa dan orang tua untuk mengenal langsung sistem pembelajaran dan lingkungan akademik di BINUS Malang.
Psikolog sekaligus Faculty Member BINUS University Natasha Gandhi, S.Psi., M.Psi., mengatakan pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga kesiapan menghadapi perubahan.
Menurut dia, pendidikan kini lebih dari sekadar ilmu pengetahuan. Orang tua kini membutuhkan kepastian bahwa pendidikan anak mereka dapat mempersiapkan mereka untuk masa depan yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
"Di BINUS, kami memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan dukungan psikologis yang dibutuhkan, serta pendidikan yang menyiapkan mereka untuk dunia yang penuh perubahan,” ujar Natasha.
Salah satu orang tua mahasiswa BINUS Malang, Raden Agung Wirawan Kusworo, mengaku puas dengan perkembangan anaknya selama menempuh pendidikan di kampus tersebut.
“Sebagai orang tua, saya merasa sangat puas dengan perkembangan anak saya selama di BINUS. Anak kami tidak hanya mendapatkan pendidikan yang relevan dengan dunia digital, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan mempersiapkan karier sejak dini. Kami merasa keputusan memilih BINUS Malang adalah investasi terbaik untuk masa depan anak kami,” kata dia.
Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) masih menjadi pilihan sebagian orang tua karena dinilai menawarkan prestise dan peluang internasional, namun biaya pendidikan tinggi dan tantangan adaptasi menjadi pertimbangan.
BINUS Malang menilai pendekatan digital technopreneur yang memadukan teori, praktik, dan jejaring industri dapat menjadi alternatif pendidikan berkualitas internasional di dalam negeri.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.