Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur memastikan pengumpulan koper bagasi jamaah calon haji (CJH) asal wilayah setempat dijadwalkan mulai Jumat (24/4).
"Pengumpulan koper di kantor Kemenhaj setempat, sebelum diberangkatkan ke embarkasi," kata Kepala Kantor Kemenag Ponorogo Marjuni, di Ponorogo, Rabu.
Dia mengatakan setiap calon haji dibatasi membawa koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram dan wajib mematuhi ketentuan tersebut.
“Petugas akan melakukan penimbangan terlebih dahulu, sehingga calon haji diharapkan menyesuaikan sejak awal,” katanya.
Ia menjelaskan, terdapat perubahan mekanisme pengiriman koper dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya koper dikirim beberapa jam sebelum masuk asrama haji, tahun ini pengiriman dilakukan lebih awal.
“Karena jadwal embarkasi cukup padat, koper dikirim sehari sebelum keberangkatan, yakni pada 25 April,” ujarnya.
Setelah proses pengumpulan dan penimbangan, koper akan langsung diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo untuk mempermudah proses keberangkatan jamaah.
Jamaah calon haji Ponorogo yang tergabung dalam kloter 19 dan 20 dijadwalkan masuk embarkasi pada 26 April dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 27 April 2026.
Tahun ini, jumlah calon haji asal Ponorogo tercatat sebanyak 565 orang, dengan sekitar 113 calon haji atau 20 persen masuk kategori risiko tinggi (risti) sehingga memerlukan perhatian khusus selama proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji.
Pewarta: Destyan H. SujarwokoUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026