Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Cahyo Siswo Utomo meminta layanan transportasi feeder Surabaya atau Wirawiri Suroboyo untuk ditingkatkan, seiring tingginya animo masyarakat untuk menggunakan jasa transportasi umum.

Cahyo, di Surabaya, Jawa Timur, Senin mengatakan bahwa peningkatan pelayanan tersebut perlu dilakukan untuk mempersingkat waktu tunggu di halte menjadi antara 8-15 menit, bagi masyarakat yang akan menggunakan angkutan Wirawiri Suroboyo.

"Dengan adanya percepatan waktu tunggu tersebut, maka ada peningkatan animo masyarakat untuk menggunakan layanan transportasi umum," katanya di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan, dengan adanya peningkatan jumlah armada transportasi umum di Kota Surabaya, belum sepenuhnya diikuti dengan peningkatan kualitas layanan di lapangan.

"Transportasi umum jumlahnya banyak, tapi waktu tunggu di halte lebih lama karena animo masyarakat yang meningkat," katanya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap transportasi publik merupakan sinyal positif yang harus direspons dengan kebijakan yang adaptif dan terukur.

Ia menambahkan, ketika ada peningkatan animo masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, maka sebaiknya Pemerintah Kota Surabaya menambah jumlah armada atau rute untuk mengatasi waktu tunggu agar bisa lebih cepat.

Ia menjelaskan, DPRD Kota Surabaya juga memberikan perhatian pada aspek konektivitas dan kualitas layanan secara menyeluruh, termasuk integrasi antarmoda transportasi.

"Masih ada pekerjaan umum seperti apakah transportasi umum yang ada sekarang sudah optimal, rutenya, fasilitasnya. Termasuk koordinasi dengan penyelenggara lain seperti koneksi ke terminal, stasiun, atau bandara yang belum optimal," katanya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kata dia, DPRD Surabaya mendorong langkah konkret berupa penyediaan armada cadangan guna memastikan layanan tetap berjalan optimal, khususnya pada jam-jam sibuk.

"Salah satu rekomendasi kami adalah menyediakan armada cadangan yang bisa beroperasi saat jam sibuk, seperti jam masuk dan pulang kerja, atau ketika armada utama sedang servis," ujarnya.

Ia menilai, penguatan sektor transportasi umum tidak hanya berdampak pada kenyamanan mobilitas warga, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami ingin memastikan setiap kebijakan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat serta prinsip pelayanan publik yang efektif dan berkelanjutan," katanya.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026