Kita harus memastikan konektivitas Barat dan Timur terbangun dengan kuat, inklusif, dan berbasis riset, sehingga tidak ada yang tertinggal

Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Khofifah Indar Parawansa menegaskan sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam penguatan sinergi riset dan pembangunan nasional lintas wilayah.

"Sinergi menjadi kata kunci. Kita harus memastikan konektivitas Barat dan Timur terbangun dengan kuat, inklusif, dan berbasis riset, sehingga tidak ada yang tertinggal. No one left behind," kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu.

Ia menegaskan peran IKA UNAIR semakin strategis dalam menjembatani kolaborasi lintas wilayah, khususnya dalam membangun ekosistem riset dan data yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.

Dalam konteks kawasan timur Indonesia, ia menilai perguruan tinggi seperti Universitas Hasanuddin memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik, data, riset, dan inovasi.

“Kolaborasi antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), serta sektor publik harus terus diperkuat. Ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Khofifah menekankan bahwa capaian pembangunan tidak terlepas dari kesiapan SDM yang dibangun melalui sinergi multipihak, termasuk di sektor pendidikan, pertanian, hingga peternakan dan perikanan.

"PR kita adalah pertama SDM, kedua SDM, dan ketiga SDM. Maka sinergi antara PTN, PTS, dan sektor publik bersama pemerintah daerah harus terus diperkuat agar kita bisa menyiapkan SDM unggul dan kompetitif," tegasnya.

Sebagai contoh, Jawa Timur mencatat capaian di sektor pendidikan dengan jumlah siswa SMA/SMK terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri tanpa tes selama tujuh tahun berturut-turut.

“Capaian ini lahir dari kolaborasi yang terstruktur. Ada sinergi antara sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah, sehingga pembinaan talenta bisa berjalan berkelanjutan," katanya.

Di sektor pertanian, Jawa Timur juga telah mencapai kedaulatan pangan melalui integrasi riset, pendampingan petani, dan kebijakan publik.

"Ini juga hasil sinergi. Mulai dari riset pertanian, pendampingan petani, hingga kebijakan publik yang saling terintegrasi, sehingga Jawa Timur tidak hanya mencapai ketahanan, tetapi sudah pada level kedaulatan pangan," ujarnya.

Selain itu, sektor peternakan dan perikanan menunjukkan kinerja positif, didukung Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) milik Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai pusat pengembangan dan distribusi bibit unggul ternak.

Pada kesempatan itu, Khofifah juga mengapresiasi pelaksanaan Muswil IV serta mengucapkan selamat kepada Andi Marhamah sebagai Ketua IKA UNAIR Sulawesi Selatan periode 2025-2030.

"Ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat sinergi alumni," ujarnya.

Ia berharap Muswil IV IKA UNAIR Sulawesi Selatan menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring alumni serta mendorong kolaborasi riset lintas wilayah yang berdampak pada pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

"Dengan sinergi, kita bisa tumbuh bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama," katanya.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026