Surabaya (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mendorong Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Surabaya untuk lebih adaptif terhadap perkembangan tren sportainment guna meningkatkan popularitas olahraga tersebut.

"Kami menerima silaturahim dari pengurus Pertina Kota Surabaya. Dalam pertemuan tersebut, kami bertukar pikiran tentang bagaimana membangun olahraga tinju agar semakin populer di tengah masyarakat,” ujar Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni di Surabaya, Jawa Timur, Rabu.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak berdiskusi mengenai strategi pengembangan tinju agar lebih diminati, khususnya oleh generasi muda.

Fathoni menilai, pendekatan sportainment yang menggabungkan unsur olahraga dan hiburan kini menjadi tren yang berkembang pesat. 

Oleh karena itu, kata dia, Pertina Surabaya dinilai perlu berinovasi, termasuk menjalin kolaborasi dengan kreator konten lokal.

Menurutnya, fenomena pertandingan tinju yang melibatkan artis maupun tokoh publik menunjukkan bahwa olahraga ini memiliki daya tarik besar jika dikemas secara modern.

Ia menjelaskan tren tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka ruang pembinaan atlet secara lebih luas.

“Tinju saat ini tidak hanya soal prestasi, tetapi juga bagian dari industri hiburan yang bisa menjadi wadah bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan minatnya secara positif,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar Pertina Surabaya mulai menyiapkan pembinaan atlet secara berkelanjutan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Surabaya.

Ia menekankan pentingnya kejuaraan dan pelatihan rutin sebagai bagian dari strategi mencetak atlet berprestasi, sekaligus mendukung target Surabaya untuk kembali meraih juara umum.

“Pembinaan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, agar Pertina bisa berkontribusi maksimal dalam Porprov Jatim 2027,” katanya.



Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026