Surabaya (ANTARA) - Perusahaan penyedia layanan internet, Biznet, menargetkan pertumbuhan pelanggan pada 2026 mencapai 30 persen dari posisi saat ini sekitar 500.000 home pass seiring dengan sejumlah strategi yang akan diterapkan.
Senior Manager Territory East 2 Biznet Andhika Martha menyatakan strategi tersebut di antaranya ekspansi jaringan, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan pengalaman pelanggan di berbagai daerah termasuk kota-kota sekunder di Indonesia.
“Kami punya komitmen untuk membangun jaringan tidak hanya di kota utama tetapi juga di second city yakni di luar pusat metropolitan,” katanya di Surabaya, Jawa Timur, Jumat.
Andhika menuturkan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus menjawab kebutuhan konektivitas yang terus meningkat di berbagai daerah.
Ia menjelaskan Biznet juga menyiapkan berbagai roadmap pengembangan yang berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan salah satunya melalui kampanye “Senang, Tenang, dan Menang”.
Kampanye itu menekankan kepuasan pelanggan sebagai fokus utama yakni memastikan mereka menikmati koneksi internet yang stabil dan memberikan manfaat maksimal dalam aktivitas digital sehari-hari.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, Biznet juga meningkatkan kapasitas layanan dengan menaikkan bandwidth hingga sekitar 30 persen tanpa menaikkan harga paket.
Apabila sebelumnya paket terkecil berada di kisaran 50 Mbps, kini Biznet menawarkan paket minimal 100 Mbps dengan harga yang tetap sama.
Selain peningkatan kapasitas layanan, Biznet juga memperkuat infrastruktur jaringan melalui pembangunan kabel fiber optik serta jaringan kabel bawah laut Biznet Nusantara Cable System-2 (BNCS-2).
Proyek BNCS-2 akan membangun jaringan kabel bawah laut sepanjang sekitar 1.600 kilometer yang menghubungkan sejumlah pulau strategis di Indonesia mulai dari Jawa, Bali, Kalimantan hingga Sulawesi.
Infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas internet berkecepatan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas layanan digital di berbagai wilayah kepulauan.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026