Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Tiket kereta api dengan diskon 30 persen untuk angkutan mudik Lebaran 2026 di PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jatim, hampir habis seiring dengan peluncuran program stimulus ekonomi nasional dari pemerintah.
"Kami melaporkan perkembangan positif terkait realisasi program diskon tiket kereta api sebesar 30 persen," kata Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Cahyo Widiantoro di Jember, Selasa.
Menurut dia, program yang merupakan inisiasi pemerintah itu terus menunjukkan tren peningkatan minat masyarakat yang signifikan di wilayah Tapal Kuda.
"Dukungan penuh KAI terhadap kebijakan pemerintah itu terbukti efektif dalam memacu mobilitas masyarakat melalui transportasi publik yang aman, nyaman dan tepat waktu," katanya.
Sejak program itu resmi diluncurkan, pihak KAI melihat antusias yang luar biasa dan berkomitmen untuk menyukseskan stimulus ekonomi nasional di mana perjalanan kereta api jarak jauh kini menjadi jauh lebih terjangkau bagi masyarakat di wilayah Daop 9 Jember.
"Hingga saat ini, data menunjukkan bahwa program diskon 30 persen itu sangat diminati. Dari total 28.032 tempat duduk yang dialokasikan program itu, tercatat sebanyak 28.754 tiket telah terjual," katanya.
Ia menjelaskan tingginya angka penjualan yang melampaui alokasi kursi awal itu disebabkan oleh adanya penumpang parsial yaitu penumpang yang naik dan turun di stasiun antara secara dinamis dalam satu rangkaian perjalanan.
Saat ini sisa tempat duduk yang tersedia untuk program diskon hanya tinggal 4.841 kursi dan sebagai pengingat bagi masyarakat, program diskon 30 persen itu berlaku untuk periode keberangkatan 14 – 29 Maret 2026.
KA komersial di Daop 9 Jember yang termasuk dalam program diskon 30 persen adalah KA Blambangan Ekspres (Ketapang – Pasarsenen PP),
KA Ranggajati (Jember – Cirebon PP), KA Mutiara Timur (Ketapang – Surabaya Pasarturi PP), dan KA Ijen Ekspres (Ketapang).
"KAI Daop 9 Jember tetap berkomitmen penuh menghadirkan standar pelayanan yang selamat, aman dan nyaman, serta memastikan setiap perjalanan kereta api berjalan tepat waktu guna mendukung produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.
Pewarta: Zumrotun SolichahEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026