Malang Raya (ANTARA) - Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengintensifkan penyelenggaraan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Bimbingan Remaja Usia Dini (BRUS) untuk mencegah stunting.
Sekretaris LKK PWNU Jawa Timur Kholila Saeroji di sela pelaksanaan CKG dan BRUS di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Hajasi, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu, mengatakan program ini merupakan bagian dari gerakan sinergisitas antara LKK dan pondok pesantren se-Jawa Timur.
"Dengan adanya kegiatan ini upaya pencegahan stunting dan pembinaan remaja dapat semakin optimal sehingga menciptakan generasi NU yang sehat, berilmu, dan berkarakter unggul," kata wanita yang akrab disapa Nyai Kholila ini.
Dia menuturkan bahwa pelaksanaan program CKG dan BRUS di Pondok Pesantren Manbaul Ulum Hajasi akan diupayakan berlanjut ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur, seperti di Mojokerto, Sidoarjo, hingga Bondowoso.
Kegiatan CKG memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi santri dan masyarakat umum, meliputi pengecekan dasar kesehatan untuk mendeteksi risiko dini gangguan pertumbuhan dan kesehatan.
Di samping itu, LKK PWNU Jawa Timur menekankan bahwa para santri perlu mempersiapkan tiga bekal penting untuk meraih masa depan cerah, yaitu pengetahuan yang luas, menerapkan dan memahami sains, dan memiliki akhlak serta karakter.
Lalu pada sesi BRUS, para santri mendapatkan pembinaan mengenai kesiapan mental seorang remaja dalam mencegah pernikahan dini.
Pembinaan itu turut dibarengi pemberian materi berupa strategi menjadi remaja tangguh yang berintegritas dalam merencanakan masa depan dan tetap memegang teguh nilai aswaja.
Penyelenggaraan dua kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pondok Pesantren Manbaul Ulum Hajasi, Kota Batu dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan LKK Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu.
Pondok Pesantren Mambaul Ulum Hajasi mengapresiasi sinergi antara LKK PWNU Jawa Timur dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026