Bangkalan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur melatih pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tentang teknik penggunaan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan literasi teknologi dan membantu pemasaran digital.
"Ini penting bagi para pelaku UMKM, karena pemanfaatan AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar mereka tetap mampu bersaing di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim saat membuka kegiatan itu di Bangkalan, Selasa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program "Cerdig – Cerdas Digital" yang dicanangkan Pemkab Bangkalan sebagai upaya untuk meningkatkan literasi teknologi bagi pelaku usaha.
Zainal menjelaskan, teknologi kecerdasan buatan kini dapat membantu pelaku UMKM dalam berbagai aspek usaha, seperti otomatisasi pemasaran digital, pembuatan konten cerdas, analisis data dan perilaku konsumen, hingga pengelolaan operasional yang lebih efisien.
Pelatihan yang diberikan memungkinkan peserta untuk mengenal, memahami, dan mempraktikkan langsung berbagai inovasi digital tersebut.
"Dengan literasi digital yang baik, UMKM kita dapat lebih kompetitif, menembus pasar yang lebih luas, serta meningkatkan produktivitas. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar siap menghadapi transformasi digital,” katanya.
Karena itu, ia mendorong seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan kesempatan bertanya, berdiskusi, dan mencoba teknologi yang diperkenalkan.
Zainal berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan langsung dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Pelatihan tentang pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan bagi pelaku UMKM ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong percepatan digitalisasi sektor usaha di Bangkalan dan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Saat ini jumlah UMKM di Kabupaten Bangkalan terdata sebanyak 82.252 dengan 113 jenis usaha.
"Pelaku UMKM yang menjadi sasaran pelatihan kali ini merupakan perwakilan dari 18 kecamatan," kata Zainal.
