Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik, menyiapkan dua pompa air di kawasan Kali Tutup dan Kali Towo untuk mengatasi genangan banjir di perkotaan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Hari Sucipto, Selasa mengatakan, dua pompa yang disiapkan itu berkapasitas seribu liter/detik, dan akan menyerap genangan air secara cepat. "Pompa memang disiapkan dengan tujuannya mengatasi genangan banjir yang kerap melanda kawasan perkotaan usai hujan deras mengguyur di Kabupaten Gresik," katanya. Selain menyiapkan pompa, pemkab juga bekerjasama dengan Pemprov Jatim untuk melakukan pengerukan di kawasan muara Kali Lamong untuk mencegah banjir di Kawasan Gresik Selatan. "Kerjasama dengan pemprov kita lakukan untuk mengantisipasi banjir di Gresik Selatan yang hampir tiap tahun melanda dan menelan banyak kerugian di pihak warga," katanya. Sementara Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengatakan, dua rumah pompa yang disiapkan itu dapat digunakan untuk menyedot air dan lumpur sekaligus. "Selain fungsi menyedot genangan banjir, pompa juga digunakan membuang genangan banjir ke muara sungai yang berada di tepi laut," katanya. Sambari mengaku, pemkab juga telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilatih dengan keterampilan perahu karet dan dapur, untuk mengatasi bencana yang terjadi pada saat musim hujan. "Semua kita siapkan sebagai upaya untuk penanggulangan musibah banjir setiap tahunnya, sehinngga tidak sampai menimbulkan korban jiwa," katanya.(*)


Editor : Akhmad Munir
COPYRIGHT © ANTARA 2026