Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, menyatakan tiga panitia pemilihan kecamatan (PPK) di kepulauan setempat belum mengembalikan logistik hasil Pemilu 2024.

Tiga PPK kepulauan tersebut adalah PPK Arjasa, PPK Kangayan dan PPK Sapeken.

"Kalau proses rekapitulasi suara tingkat kecamatan di tiga PPK tersebut sudah selesai. Ini tinggal pengembalian logistik hasil pemilu yang dibutuhkan untuk rekapitulasi tingkat kabupaten," kata komisioner KPU Sumenep, Rafiqi di Sumenep, Jumat.

Ia menjelaskan, sesuai hasil koordinasi awal dengan anggota PPK di tiga kepulauan tersebut, pengembalian logistik hasil pemilu ke gudang KPU Sumenep di Kecamatan Kota akan menggunakan kapal reguler.

Saat ini, anggota tiga PPK kepulauan tersebut masih menunggu jadwal pemberangkatan kapal reguler ke Sumenep (Pelabuhan Kalianget).

"Opsi memang akan diangkut dengan kapal reguler. Hingga Kamis (29/2) siang, belum ada rencana sewa kapal untuk mengangkut logistik hasil pemilu di tiga PPK kepulauan tersebut," kata Rafiqi, menerangkan.

Sementara itu, rekapitulasi penghitungan perolehan suara hasil Pemilu 2024 tingkat kabupaten yang dilaksanakan KPU Sumenep memasuki hari ke-2.

KPU Sumenep menggelar rekapitulasi tingkat kabupaten di salah satu gedung pertemuan di Kecamatan Kota sejak Kamis (29/2) dan diperkirakan selesai pada Selasa (5/3) pekan depan.

Rafiqi optimistis tiga PPK kepulauan tersebut bisa mengembalikan logistik hasil pemilu sekaligus membacakan rekapitulasi tingkat kecamatan pada masa rekapitulasi tingkat kabupaten.

"Masih ada waktu dan kami terus koordinasi dengan mereka. Insya Allah mereka dan logistiknya sudah di Kecamatan Kota sebelum masa rekapitulasi tingkat kabupaten berakhir," kata Rafiqi.

Sementara 24 PPK lainnya di Sumenep sudah mengembalikan logistik hasil pemilu ke gudang KPU setempat.

Sumenep terdiri atas 27 kecamatan, yakni 18 kecamatan di wilayah daratan dan 9 kecamatan kepulauan.

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 di Sumenep sebanyak 877.135 orang, dengan rincian 414.340 laki-laki dan 462.795 perempuan, yang tersebar di 3.863 TPS pada 334 desa/kelurahan di 27 kecamatan.

Pemilu 2024 meliputi pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, serta anggota DPRD kabupaten dan kota.

Pemilu 2024 diikuti 18 partai politik nasional, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, Partai Buruh, dan Partai Gelora Indonesia.

Kemudian, ada Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Ummat.

Pemungutan suara Pemilu 2024 telah dilakukan secara serentak untuk memilih calon anggota legislatif serta presiden dan wakil presiden pada Rabu, 14 Februari 2024.

Sementara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, Pemilu 2024 diikuti tiga pasangan yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar selaku nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

Pewarta: Slamet Hidayat

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024