Pacitan - Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dipastikan tidak akan menggelar rekrutmen calon pegawai negeri sipil selama tahun anggaran 2011 ini, karena keterbatasan anggaran.
Keputusan untuk tidak menambah pegawai di jalur fungsional maupun struktural pemerintah daerah tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pacitan, Marwan, Minggu.
Ia berdalih, belanja rutin APBD setempat untuk menggaji PNS di daerahnya saat ini telah menyerap sekitar 66 persen. "Kami tidak mungkin menambah pegawai (PNS) baru karena hanya akan membebani anggaran daerah, belanja publik bisa-bisa akan habis," ujarnya.
Apa yang dikatakan Marwan cukup beralasan. Sebab, dari total APBD yang nilainya mencapai Rp700 miliar, sekitar Rp490 miliar di antaranya digunakan untuk gaji PNS.
Dengan sisa anggaran yang hanya Rp210 miliar, Marwan mengaku khawatir hal itu akan mempengaruhi rencana belanja langsung daerah.
Padahal, di sisi lain sebenarnya jumlah PNS yang ada belum sepenuhnya mencukupi.
"Kalau diukur berdasar rasio, sebenarnya jumlah PNS di Kabupaten Pacitan belum ideal. Masih kurang sekitar dua ribu PNS baru agar bisa sesuai standar nasional, yakni satu PNS melayani 50 warga," terang Marwan.
Saat ini, jumlah PNS di lingkup Pemkab Pacitan tercatat mencapai sembilan ribuan orang lebih. Jumlah ini dianggap belum ideal karena jika mengacu jumlah penduduk setempat yang mencapai 600-an ribu orang, harusnya jumlah PNS yang ada minimal sebanyak 11 ribuan
orang," imbuhnya.
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2011