Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Wawan Setiawan optimistis Pasar Antik sebagai sarana memasarkan barang seperti batu akik, keris, batu alam dan jenis lainnya bisa menjadi daya ungkit perekonomian masyarakat.

"Pasar Antik ini dibuka Jumat malam hingga 11 September 2022," ujarnya saat membuka Pasar Antik yang di gelar di Pasar Mimbaan Baru, Kecamatan Panji, Situbondo, Jumat (9/9/2022) malam.

Ia menjelaskan, pasar ini dibuka untuk mewadahi para penjual dan pembeli barang antik, sekaligus memberikan tambahan wawasan.

Pasar Antik Situbondo juga diikuti oleh pedagang dari luar daerah, di antaranya Bondowoso, Banyuwangi, Jember, Pasuruan, Probolinggo dan Malang, termasuk komunitas dari Bali.

Kata Wawan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang nantinya dikenal tidak hanya oleh masyarakat setempat, tapi juga dari luar daerah, sehingga penggemar barang-barang antik bisa datang ke Situbondo.

"Mereka yang hobi barang antik akan ke Situbondo dan menghabiskan uangnya di sini. Tentunya ini akan menambah pendapatan asli daerah (PAD)," ucapnya.

Ia menambahkan, Pemkab Situbondo saat ini sedang mempersiapkan diri untuk bisa meraih Adipura ke-5. Maka warga pasar diminta untuk menjaga kebersihan dan ketertiban pasar.

"Mari dukung Pemkab Situbondo agar kembali meraih Adipura. Jaga kebersihan di setiap kegiatan," katanya.

Pasar Antik yang baru pertama kali digelar ini, diinisiasi oleh Komunitas Putra Rengganis Situbondo.

Pewarta: Novi Husdinariyanto

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022