Aston Madiun Hotel and Conference Center mengisiniasi pemantik kebangkitan industri pernikahan di wilayah Madiun Raya dengan menggelar pameran pernikahan bertajuk "Ethereal Wedding Exhibition 2022" yang diikuti lebih dari 90 vendor pada 26-28 Agustus 2022.

General Manager Aston Madiun Hotel Mira Kiranasasi dalam siaran pers diterima, Sabtu pagi, mengatakan pameran mengambil tema "Ethereal" yang bermakna keindahan tingkat tertinggi dan diharapkan dapat mewujudkan pernikahan impian calon pengantin menjadi momen tak terlupakan.

Pameran menghadirkan berbagai vendor yang akan membantu calon pengantin, mulai dari desain gaun pengantin, katering, dekorasi, undangan pernikahan, suvenir, wedding planner, hiburan, kue, hingga dokumentasi konsep.

Pelaksanaan pameran diharapkan dapat menjadi wadah inspirasi untuk mempersiapkan agenda pernikahan.

Pengunjung dapat datang dan menanyakan langsung kepada pihak penyelenggara pernikahan mengenai konsep yang diinginkan beserta biayanya.

"Ethereal Wedding Exhibition 2022 adalah saat tepat dalam membantu calon pengantin mendapatkan solusi terbaik untuk mewujudkan pernikahan ideal mereka. Pengantin dapat mempertimbangkan berbagai jenis promosi dan paket saat merencanakan kebutuhan," katanya.

Adapun vendor yang dihadirkan tersebut tidak hanya dari kota dan kabupaten setempat, tapi juga berbagai daerah se-eks Keresidenan Madiun, mulai dari Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan.

Mira menginginkan terselenggaranya acara tersebut dapat mewadahi para vendor untuk memberi pelayanan terbaik bagi konsumen dan mengenalkan produknya.

Sementara bagi Hotel Aston bisa meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam memberikan pelayanan untuk para tamunya.
 
Asisten Pembangunan dan Umum Kota Madiun Aksan Sri Hasto didampingi General Manager Aston Madiun Hotel Mira Kiranasasi membuka kegiatan Ethereal Wedding Exhibition 2022 di Bima Grand Ballroom, Aston Madiun Hotel and Conference Center yang akan berlangsung pada 26-28 Agustus 2022. ANTARA/Louis Rika.

Ia menambahkan pameran pernikahan tahun 2022 bukanlah yang pertama, sebab merupakan agenda tahunan sejak 2017 dan sukses memikat pengunjung dan memberikan referensi tentang kebutuhan pesta pernikahan.

Berrdasarkan catatannya, pada 2018 menarik sebanyak 1.100 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp200 juta, lalu 2019 mendatangkan 800 orang dengan total transaksi mencapai Rp275 juta.

"Di tahun ini, dengan begitu berkembangnya vendor di wilayah Madiun Raya, kami optimistis capaian transaksi pada pameran pernikahan akan meningkat dan ditargetkan mencapai Rp350 juta," katanya.

Mira berharap kegiatan itu bisa mendorong perekonomian di Kota Pendekar di tengah pandemi COVID-19 yang mulai melandai.

Seperti gelaran tahun-tahun sebelumnya, pameran untuk umum tersebut juga memberikan kesempatan pengunjung mendapatkan berbagai hadiah, termasuk diskon saat bertransaksi, minimal 10 persen.

Pewarta: Louis Rika Stevani

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022