Persatuan Olahraga Catur Seluruh Indonesia (Percasi) bekerja sama dengan Pokja Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) dan Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim menggelar Turnamen Catur Piala DPRD Kota Surabaya, Sabtu.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengapresiasi, kolaborasi Pokja Judes dan Percasi Surabaya dalam menggelar turnamen catur ini. 

"Kalau bisa kegiatan ini digelar rutin setiap tahun dengan hadiah lebih besar," kata Adi saat membuka turnamen catur dalam rangka memeriahkan Hari Pers  Nasional (HPN) 2022 di gedung DPRD Surabaya.

Turnamen cepat (15 menit) dengan tujuh babak ini diikuti kurang lebih 80 peserta dari internal DPRD Surabaya. 

Sementara itu, Ketua Percasi Kota Surabaya Budi Leksono mengatakan, selain untuk mengenalkan olahraga catur, turnamen ini juga sebagai bentuk silaturahmi bagi para penghuni di gedung DPRD Surabaya

"Sebelum ini saya berdiskusi dengan teman-teman media,  bagaimana tali silaturahmi tetap terjaga. Akhirnya, muncullah ide menggelar turnamen catur ini," ujarnya.

Budi menegaskan, jika semua penghuni gedung DPRD Surabaya ini akur, tentu mereka akan  kompak saling menjaga. "Makanya, bermain catur itu asyik. Meski berada satu meja dan saling adu strategi, tapi tetap bisa ngobrol atau curhat. Hal ini akan meningkatkan tali silaturahmi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Budi juga curhat soal kesulitan Percasi Surabaya yang kesulitan mencari bibit-bibit  pecatur perempuan. Untuk itu, lanjut dia, Percasi Surabaya terus berupaya mengenalkan catur di kampung-kampung, warung kopi, kafe dan resto maupun hotel. 

"Saya minta tolong kalau punya tetangga yang punya pecatur perempuan berbakat, silakan dititipkan ke Percasi. Tidak usah bayar dan akan kami didik untuk menjadi atlet berprestasi. Sebab anak-anak makin cerdas jika otaknya diasah," katanya.

Ketua Pokja Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) Maulana mengatakan, kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi. "Meski pandemi harus ada kegiatan. Catur cepat ini juga untuk meningkatkan imun karena semua bahagia," kata dia.

Maulana yang juga Ketua Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim ini berharap, ke depan penghuni Gedung DPRD Surabaya tetap kompak dan menjalin kebersamaan selalu peduli  satu sama lain.
 
"Catur itu olahraga yang banyak strategi dan tak ada adu fisik.  Memang, fisik kelihatan diam, tapi otak terus bekerja menyusun strategi untuk mematikan lawan," ujarnya. (*)


 

Pewarta: Abdul Hakim

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2022